Gubernur KDM Perintahkan Pemda hingga Desa Umumkan Anggaran di Media Sosial
CIREBONWARTANEWS.COM, Bandung – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengambil langkah tegas dalam mendorong keterbukaan informasi publik di wilayahnya. Ia menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari tingkat Kabupaten/Kota hingga tingkat Desa, untuk membuka akses penggunaan anggaran secara transparan kepada masyarakat luas.
Instruksi resmi ini tertuang dalam Surat Edaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang ditujukan kepada para bupati, wali kota, camat, kepala desa, hingga lurah di seluruh wilayah Jawa Barat.
Dalam arahannya, Dedi Mulyadi menekankan bahwa transparansi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kewajiban. Ia menegaskan bahwa anggaran belanja pemerintah di semua tingkatan wajib diumumkan secara terbuka melalui platform media sosial. Langkah ini diambil agar masyarakat dapat memantau secara langsung dan berperan aktif dalam pengawasan pembangunan.
“Anggaran belanja pemerintah di semua tingkatan wajib diumumkan secara terbuka melalui media sosial agar masyarakat dapat mengawasi,” tegas Dedi.
Selain transparansi anggaran, setiap instansi pemerintah di Jawa Barat kini diwajibkan untuk menyampaikan laporan capaian kinerja secara rutin setiap bulan. Hal ini bertujuan untuk memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan memiliki dampak nyata yang bisa dipertanggungjawabkan.
Gubernur Dedi menjelaskan bahwa dasar dari kebijakan ini adalah kedaulatan rakyat atas anggaran negara. Menurutnya, seluruh dana yang dikelola oleh pemerintah, termasuk Dana Desa, bersumber dari pajak yang dibayarkan oleh rakyat.
“Keterbukaan anggaran sangat penting karena seluruh dana yang dikelola pemerintah bersumber dari pajak rakyat. Transparansi dan akuntabilitas adalah kunci untuk mewujudkan pembangunan yang berkeadilan serta memperkuat tata kelola pemerintahan di Jawa Barat,” tambahnya.
Kebijakan ini diharapkan dapat meminimalisir potensi penyalahgunaan anggaran sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap integritas pemerintah daerah di Jawa Barat. (Cepy)
