Lestarikan Budaya Sunda di Tengah Modernisasi, SMAN 1 Beber Terus Ukir Prestasi Lewat Seni Angklung
CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – Di tengah gempuran budaya Barat yang semakin masif, SMA Negeri 1 Beber (Smaner) Kabupaten Cirebon menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kearifan lokal.
Sekolah ini konsisten menjadikan seni angklung sebagai identitas dan kebanggaan siswa dalam melestarikan budaya Sunda.
Kepala SMAN 1 Beber, Ahmad Abung Suud, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa pelestarian seni tradisional ini bukan sekadar ekstrakurikuler, melainkan bentuk apresiasi dan upaya nyata agar siswa mencintai identitas budayanya sendiri.
Sebagai bukti eksistensi, kelompok seni angklung yang berkolaborasi dengan ekskul band sekolah dijadwalkan akan mengisi sesi kesenian pada acara University Day (Univday) yang akan digelar Senin mendatang.
Penampilan ini menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan bakat sekaligus memperkenalkan musik tradisional kepada rekan sejawat dan tamu undangan.
“Ini adalah bentuk apresiasi bagi siswa. Mereka yang tergabung dalam ekskul seni band dan angklung akan mengisi sesi kesenian pada acara Univday Senin besok,” kata Ahmad Abung Suud, Jumat (9/1/26).
Meski berada di wilayah Cirebon yang memiliki karakteristik budaya unik, SMAN 1 Beber berhasil membuktikan bahwa seni angklung bisa menjadi ciri khas unggulan sekolah.
Kelompok angklung Smaner telah lama terbentuk dan sukses menyabet berbagai penghargaan di tingkat daerah maupun nasional, di antaranya: Swarangklung Fest 2024 di Kuningan. Good Day Schoolicious 2025, menjadi perwakilan KCD X bersama SMAN 3 Kuningan juga nengirimkan satu personel sebagai peserta terbaik dalam ajang angklung di Bandung.
Selain itu, Juara Festival Angklung 2025: Meraih juara pada festival yang diselenggarakan Pemda Kabupaten Kuningan dan sederet prestasi lainnya.
Ahmad Abung Suud menegaskan bahwa meskipun Cirebon tidak selalu identik dengan angklung secara spesifik, SMAN 1 Beber tetap ingin melestarikan budaya Sunda sebagai bagian dari kekayaan tradisi Jawa Barat.
Dengan deretan prestasi yang telah diraih, SMAN 1 Beber optimis bahwa seni tradisional dapat terus bersaing di era modern dan menjadi sarana pembentukan karakter siswa yang berakar pada kearifan lokal.
“Kami ingin tetap melestarikan budaya tradisional. Angklung telah menjadi ciri khas SMAN 1 Beber. Kami ingin siswa melestarikan budaya mereka, mencintai, sekaligus mempelajarinya,” pungkasnya. (Cepy)
