Hadirkan Pakar dari Berbagai Benua, UGJ Cirebon Gelar Konferensi Internasional Ke-3 CAMIC

0
Oplus_0

Oplus_0

Spread the love

CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon kembali menunjukkan eksistensinya di kancah global dengan menyelenggarakan The 3rd Cirebon Annual Multidisciplinary International Conference (CAMIC) di Gedung B Fakultas Kedokteran (FK) UGJ, Jalan Terusan Pemuda, Kota Cirebon, Selasa (13/1/26).

Konferensi internasional tahunan ketiga ini mengangkat tema strategis “Inovasi Digital, Ketahanan Kesehatan, dan Kepemimpinan Pendidikan Tinggi untuk Masa Depan yang Berkelanjutan”.

Rektor UGJ, Prof. Dr. Ir. H. Achmad Faqih, SP., MM., IPU., CIRR, menyampaikan bahwa agenda ini merupakan bagian dari upaya universitas untuk menyiapkan generasi penerus dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Menurutnya, penguasaan teknologi digital adalah kunci dalam persaingan global yang tanpa batas.

“Negara yang unggul adalah yang mampu menguasai teknologi, terutama digital. Ini menjadi landasan kebijakan dalam pengembangan SDM. Kita tidak ingin hanya menjadi konsumen produk luar negeri, tapi kedepan harus menjadi teknokrat yang menghasilkan inovasi untuk dipasarkan di tingkat dunia,” kata Prof. Achmad Faqih.

 

                   https://ugj.ac.id

 

Selain digitalisasi, sektor kesehatan juga menjadi perhatian serius. UGJ berkomitmen mencetak alumni yang mampu mengantisipasi kemunculan penyakit menular baru di tingkat global melalui penguasaan teknologi kesehatan.

Konferensi ini didukung kuat oleh mitra strategis dari berbagai negara, seperti Universiti Utara Malaysia (UUM), Universiti Sains Malaysia (USM), I-Shou University (Taiwan), hingga Ho Chi Minh City University of Economics and Finance (UEF) Vietnam.

Disebutkannya, bentuk kerjasamanya meliputi riset akademik, pengabdian masyarakat, hingga pertukaran mahasiswa dan dosen.

Sementara itu, Kepala BPA dan Ketua Komite UGJ, Dedi M. Siddiq, Ph.D, menekankan bahwa UGJ memposisikan diri sebagai motor penggerak kolaborasi internasional bagi perguruan tinggi di wilayah sekitar.

“Kami menjembatani kampus-kampus di sekitar kita untuk berkolaborasi dengan kampus luar negeri. Ada Universitas Muhammadiyah Cirebon, Universitas Majalengka, Bakti Husada, dan lainnya yang kita ajak untuk membangun sinergi internasional dengan UGJ sebagai leading-nya,” jelas Dedi.

Konferensi ini menghadirkan jajaran narasumber bergengsi dari lintas negara, di antaranya, Prof. Dr. H. Mukarto Siswoyo, Drs., M.Si. (Ketua YPSGJ)., Dr. Telogo Wismo Agung Durmanto (Sekjen PB IDI)., Nhan Cam Tri, Ph.D. (Vice President Ho Chi Minh City University, Vietnam)., Prof. Dr. Achmad Fathoni Radli, M.Pd. (President of ADRI)., Jerico Pardosi, Ph.D. (Queensland University of Technology, Australia)., Matthew Kalubanga, Ph.D. (Makerere University, Uganda) dan narasumber lainnya.

Dengan predikat institusi yang unggul, UGJ terus berkomitmen mengembangkan program studi baru yang relevan dengan kebutuhan Generasi Z dan Milenial, guna memastikan para lulusannya sukses baik di tataran nasional maupun global. (Cepy)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *