Dukung Asta Cita, Menteri Imipas Pimpin Panen Raya Nasional dan Lepas Ekspor Produk Lapas Cirebon
CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cirebon menjadi titik pusat perhatian nasional. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI, Agus Andrianto, hadir langsung untuk memimpin Panen Raya Serentak hasil pembinaan warga binaan yang digelar secara simultan di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Indonesia, Kamis (15/1/26).
Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari program Asta Cita Presiden untuk memperkuat kedaulatan pangan nasional serta mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam kunjungannya, Menteri Agus meninjau langsung area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Cirebon yang memproduksi komoditas unggulan seperti padi varietas Inpari dan budidaya ikan nila.
Selain sektor pangan, Menteri Agus juga melakukan prosesi pelepasan ekspor ketiga produk tali dan jaring sabut kelapa (coir net dan coco shade) hasil karya warga binaan ke pasar internasional, khususnya negara Spanyol.
“Ketahanan pangan harus dimulai dari lingkungan kita sendiri. Program ini tidak hanya membekali warga binaan agar memiliki keahlian dan kemandirian setelah bebas nanti, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui suplai pangan yang berkualitas dan berkelanjutan,” tegas Menteri Agus Andrianto.
Sementara itu, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan rasa bangga atas dipilihnya Kota Cirebon sebagai pusat pelaksanaan panen raya nasional. Ia memuji produktivitas warga binaan yang mampu menghasilkan produk standar ekspor.
“Kami sangat bangga. Tadi kita saksikan bersama, ada padi, ikan, bahkan pelepasan ekspor hasil produksi teman-teman di dalam Lapas ke luar negeri. Ini capaian yang luar biasa,” ungkap Wali Kota.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kota Cirebon secara konsisten menyediakan alat dan bahan baku guna menunjang proses pembinaan. Selain itu, produk-produk kreatif warga binaan seperti kerajinan tangan (handicraft), kaos, hingga bordir kini telah resmi dipasarkan di Mal UMKM Kota Cirebon.
Menutup rangkaian kunjungan, Menteri Imipas dan Wali Kota memberikan pesan optimisme kepada para warga binaan. Pelatihan intensif dan disiplin tinggi yang didapatkan di dalam Lapas diharapkan menjadi modal berharga untuk berintegrasi kembali ke masyarakat sebagai individu yang mandiri dan produktif.
“Untuk saudara-saudara di dalam, jangan berkecil hati. Keahlian yang kalian asah di sini bisa jadi jauh lebih hebat dari yang di luar. Teruslah berkarya,” pungkas Effendi Edo. (Cepy)
