OJK Cirebon dan Pemkab Kuningan Satukan Kekuatan Perluas KUR

0
IMG_2123
Spread the love

CIREBONWRTANEWS.COM, Cirebon – Gebrakan baru dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon untuk memastikan nadi ekonomi rakyat di Kabupaten Kuningan berdenyut lebih kencang.

Dalam sebuah pertemuan strategis di Kuningan, Selasa (27/1/26), OJK berhasil menyatukan Pemerintah Kabupaten Kuningan dengan seluruh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) guna mempercepat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Langkah kolaboratif ini dipimpin langsung oleh Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, dan disambut hangat oleh Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, beserta jajaran perangkat daerah.

Pertemuan ini bukan sekadar seremonial, melainkan ruang dialog kebijakan yang tajam. OJK menegaskan bahwa KUR harus menjadi kebijakan “afirmasi”—sebuah keberpihakan nyata bagi pelaku usaha mikro yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah namun seringkali terbentur akses permodalan.

“Kami ingin pembiayaan UMKM tidak lagi berjalan sendiri-sendiri. Dengan menyatukan pemerintah daerah dan seluruh industri jasa keuangan, penyaluran kredit akan lebih terkoordinasi, tepat sasaran, dan yang terpenting: berkelanjutan,” kata Agus Muntholib.

OJK menilai, penguatan akses ini adalah prasyarat mutlak jika Kuningan ingin mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkualitas.

Sementara itu, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, merespons cepat inisiatif ini. Ia menyadari bahwa sektor UMKM adalah motor utama ketahanan ekonomi warga Kuningan.

“Pemerintah daerah berkomitmen penuh. Kami akan mendukung dari sisi penguatan data UMKM dan pendampingan usaha. Kolaborasi dengan OJK dan pelaku jasa keuangan ini harus dipastikan manfaatnya benar-benar sampai ke tangan masyarakat,” ungkap Bupati Dian.

Ke depan, sinergi ini tidak akan berhenti di meja rapat. OJK Cirebon berencana melakukan monitoring dan evaluasi berkala terhadap penyaluran KUR di lapangan. Tujuannya jelas: menjaga kualitas kredit agar UMKM tidak hanya mendapat modal, tapi juga tumbuh secara sehat secara finansial.

Dengan pendekatan kolaboratif ini, Kabupaten Kuningan kini menatap babak baru dalam pemberdayaan ekonomi rakyat, menjadikan sektor UMKM sebagai mesin utama penggerak kesejahteraan masyarakat. (Cepy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *