UGJ Resmi Teken MoU dengan KPU dan Paguyuban Silihwangi, Perkuat Literasi Politik dan Pemberdayaan Lokal

0
DSC01492_11zon-1536x1024
Spread the love

CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon memperkuat peran strategisnya di tengah masyarakat dengan menjalin kerja sama resmi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon dan Paguyuban Silihwangi Majakuning, Kamis (29/01/26).

Langkah ini diambil untuk membangun kolaborasi nyata antara dunia akademik, penyelenggara negara, serta elemen masyarakat dalam bingkai Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Rektor UGJ, Prof. Dr. Ir. H. Achmad Faqih, S.P., M.M., IPU., CIRR., menegaskan bahwa kemitraan ini memiliki tanggung jawab moral untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“UGJ hadir untuk membekali generasi muda agar memahami proses bernegara secara utuh. Sinergi ini diharapkan melahirkan kepemimpinan yang beretika dan berbasis pada kearifan lokal di tengah arus globalisasi,” kata Prof. Achmad Faqih.

 

https://ugj.ac.id

 

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati, S.H., menyambut antusias kolaborasi ini sebagai momentum krusial menghadapi Pemilu 2029.

Dengan proyeksi dominasi pemilih muda mencapai 60 persen, pendekatan melalui dunia pendidikan menjadi strategi utama.

“Melalui program ‘KPU Mengajar’, kami para praktisi ingin berbagi dinamika kepemiluan secara langsung di kampus. Kami juga membuka pintu bagi UGJ untuk melakukan penelitian strategis berbasis data lapangan sebagai bahan rekomendasi kebijakan,” ungkap Esya.

Di sisi lain, kolaborasi dengan Paguyuban Silihwangi Majakuning membawa dimensi pengabdian masyarakat yang lebih menyentuh akar rumput. Ketua Pembina Paguyuban, Dr. Dadan Taufik Fathurohman, S.Hut., S.H., M.H., berharap UGJ dapat memberikan sentuhan akademik bagi kelompok binaan mereka.

“Kami membina petani madu, kopi, hingga pelestari lingkungan di kawasan Gunung Ciremai. Kolaborasi ini harus menjadi aksi nyata di lapangan yang memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian alam,” tutur Dr. Dadan.

Untuk diketahui, beberapa.point kerjasama tersebut, meliputi : Pendidikan, Implementasi program KPU Mengajar untuk literasi politik mahasiswa. Penelitian, kajian akademik konstruktif berbasis data riil kepemiluan serta Pengabdian, pemberdayaan kelompok tani dan pelestari lingkungan berbasis kearifan lokal.

Penandatanganan MoU ini menjadi komitmen bersama untuk menciptakan model kerja sama berkelanjutan yang berdampak langsung pada pembangunan daerah dan penguatan demokrasi di Kabupaten Cirebon. (Cepy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *