Bukan Sekadar Sajian, Inilah Makna Mendalam 5 Warna Buah dalam Tradisi Imlek 2026

0
IMG20250124103252
Spread the love

​CIREBONWARTANEWS.COM, Cirebon – Memasuki minggu pertama Februari 2026, semarak Tahun Baru Imlek mulai menghiasi berbagai pusat perbelanjaan dan pasar tradisional. Tumpukan jeruk Mandarin, Ponkam, hingga buah naga merah menjadi pemandangan dominan yang melambangkan doa dan harapan baru.

​Budayawan Jeremy Huang Wijaya mengungkapkan bahwa kehadiran buah-buahan ini bukan sekadar pelengkap meja makan, melainkan bagian dari ritual doa yang merepresentasikan lima elemen dasar kehidupan.

​Menurut Jeremy, keseimbangan alam dalam tradisi Imlek diwakili oleh kategori warna buah berikut:

Elemen/Warna Jenis Buah Putih Duku, Kelengkeng, Melon. Kuning Jeruk, Pisang. Hijau Semangka, Pir Ponkam, Alpukat. Cokelat/Gelap Salak, Rambutan, Manggis, Kurma, Markisa dan Merah Anggur Merah, Apel Washington, Buah Naga.

Setiap buah yang disajikan membawa pesan simbolis yang mendalam bagi keluarga yang merayakan:

Jeruk sebagai  Ikon utama kemakmuran. Bentuk bulatnya melambangkan keutuhan keluarga, sementara warna cerahnya adalah simbol kesempurnaan rezeki.

Apel (Ping Guo) ini berarti Wajib hadir di malam Imlek. Namanya senada dengan kata “Ping An” yang berarti keselamatan.

Kelengkeng & Duku, ini disajikan sebagai doa agar keluarga dikaruniai banyak keturunan.

Manggis & Semangka, dimana Manggis menjadi simbol keseimbangan hidup, sedangkan semangka melambangkan keharmonisan.

“Melalui simbolisme buah-buahan ini, Imlek menjadi momen refleksi atas harapan keselamatan, kelimpahan rezeki, dan keutuhan keluarga,” kata Jeremy Huang Wijaya.

Persiapan yang dilakukan masyarakat sejak dua minggu sebelum hari H ini membuktikan bahwa nilai-nilai luhur yang diwariskan melalui simbol alam masih terjaga dengan sangat kuat di tahun 2026 ini. (Cepy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *