Gali Potensi Siswa, SDN Silih Asih 2 Ikuti OSN Tingkat Kota Cirebon 2026

0
Oplus_0

Oplus_0

Spread the love

CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon  SDN Silih Asih 2 resmi mengirimkan delegasi terbaiknya untuk berlaga dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kota Cirebon yang digelar pekan ini. Keikutsertaan ini menjadi momentum penting dalam mengukur kemampuan literasi dan numerasi siswa di tengah percepatan digitalisasi pendidikan.

Kepala SDN Silih Asih 2, Nurul Ariyanti, M.Pd., menjelaskan bahwa ajang tahunan ini diikuti oleh siswa kelas 4 dan 5. Menurutnya, OSN bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana untuk mendorong motivasi siswa dalam meningkatkan kemampuan diri.

“Tujuannya adalah menggali potensi diri siswa, terutama pada literasi dan numerasi. Hal ini sejalan dengan konsentrasi pemerintah saat ini. Terlebih, pelaksanaan OSN kini berbasis digital, sehingga adaptasi teknologi anak-anak sangat diuji,” kata Nurul disela kegiatan di Sekolah setempat, Jl. Kesambi Baru, Kesambi, Kota Cirebon, Jumat (13/2/26).

Meskipun jadwal pelaksanaan tingkat kota mengalami percepatan ke bulan Februari dari estimasi awal di bulan Mei, pihak sekolah tetap mengupayakan pembinaan maksimal.

Beberapa upaya persiapan dilakukan pihaknya, meliputi, langkah kolaborasi Guru. Dimana Guru kelas 4 dan 5 bekerja sama memberikan pendampingan intensif serta penggunaan buku pendamping materi IPA, IPS, dan Matematika sebagai rujukan utama.

“Selain itu, pemberian tautan (link) soal latihan secara online untuk membiasakan siswa dengan format ujian digital juga melakukan seleksi Internal yang mana peserta yang dikirimkan merupakan siswa berprestasi peringkat 1, 2, dan 3 di kelasnya,” jelas Nurul.

Pada OSN kali ini, masih kata Nurul, SDN Silih Asih 2 Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon mengirimkan 6 siswa yang telah dibina sejak awal semester dua.

Meski menghadapi tantangan waktu pembinaan yang singkat, Nurul tetap optimis dan memberikan dukungan moril penuh kepada para siswanya.

Untuk diketahui, dalam pelaksanaan OSN tingkat kota ini, para siswa diuji dengan durasi waktu yang bervariasi,  120 menit untuk Matematika dan IPA, serta 90 menit untuk IPS, dengan total masing-masing 25 soal pilihan ganda.

“Kami menekankan kepada anak-anak bahwa ini adalah ajang memotivasi diri dan menumbuhkan daya saing. Hasil akhirnya bukan hanya soal menjadi juara, tetapi bagaimana pengalaman ini mendorong mereka menjadi pribadi yang lebih berprestasi untuk masa depan mereka,” pungkasnya. (Cepy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *