Pastikan Mudik 2026 Lancar, Polres Cirebon Kota Siagakan Posyan hingga Rekayasa Jalur Pantura

0
IMG20260311100604
Spread the love

CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon  Polres Cirebon Kota telah mematangkan strategi pengamanan guna menghadapi arus mudik Lebaran 1447 H / 2026. Hal tersebut disampaikan Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., saat kegiatan ramp check kendaraan AKAP dan AKDP  di Terminal Harjamukti, Kota Cirebon, Rabu (11/3/26).

Fokus utama kepolisian tahun ini adalah menjamin kelancaran arus lalu lintas (flowing) dan memberikan pelayanan prima bagi para pemudik yang melintasi wilayah hukum Cirebon Kota.

Kapolres menjelaskan bahwa pihaknya telah merencanakan pendirian sejumlah posko strategis di beberapa titik krusial.

Dijelaskannya bahwa, Polres Cirebon Kota akan menyiagakan tiga jenis posko utama dengan fungsi yang berbeda, diantaranya, Pos Pelayanan (Posyan) yang  berada di Rest Area Jalur A (KM 207A) dan Jalur B (KM 208B).

“Pos ini fokus pada kenyamanan pemudik dengan menyediakan tempat istirahat, layanan terapi pijat, hingga bengkel mobile,” ungkapnya.

Selain itu, Pos Terpadu berpusat di GTC sebagai titik koordinasi lintas instansi dalam pengamanan Operasi Ketupat.

Serta Pos Pengamanan (Pospam) yang  ditempatkan di berbagai lokasi rawan dengan rata-rata 15 personel per pos untuk menjaga Kamtibmas dan mengatur arus lalu lintas.

Selain personel di posko, kepolisian juga mengerahkan Satgas khusus seperti Satgas Kamseltibcarlantas, Satgas Preventif, dan Satgas Preemtif.

Berdasarkan survei jalur yang telah dilakukan, AKBP Eko Iskandar memastikan bahwa jalur di wilayah Cirebon saat ini layak dilalui. Pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota agar seluruh perbaikan jalan rampung tepat waktu.

“Target kami H-4 Lebaran semua pekerjaan jalan sudah harus beres agar tidak menghambat arus mudik. Sejauh ini kondisi jalan aman tanpa hambatan berarti,” tandas Kapolres.

Untuk mengantisipasi kepadatan, Polres Cirebon Kota telah menyiapkan beberapa pola rekayasa dimana pada jalur Tol dengan mengikuti instruksi Korlantas Polri terkait penerapan one way secara nasional.

“Untuk jalur arteri pantura, akan dilakukan pengurangan titik putar balik (U-turn) guna meminimalisir crossing kendaraan yang sering memicu kemacetan,” jelasnya.

Sementara di Jalur Bypass (Dalam Kota),  rekayasa akan diterapkan secara situasional berdasarkan volume kendaraan di lapangan.

Kapolres menegaskan bahwa meskipun kepadatan tidak bisa dihindari, kepolisian menjamin lalu lintas tidak akan sampai macet total (stuck).

“Rencana sudah kami buat, namun pelaksanaannya tetap melihat dinamika di lapangan. Jika rekayasa dibutuhkan, tentu akan kami ambil sebagai alternatif untuk menjaga arus tetap mengalir,” pungkasnya. (Cepy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *