Amankan Mudik 2026, Polres Cirebon Kota Terjunkan 700 Personel Gabungan
CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – Polres Cirebon Kota resmi memulai Operasi Ketupat Lodaya 2026 ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang berlangsung di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kamis (12/3/2026).
Dalam operasi tersebut, sebanyak 700 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H berjalan aman dan lancar.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, menjelaskan bahwa kekuatan personel terdiri dari 420 anggota Polri yang didukung oleh jajaran TNI dari Kodim 0614/Kota Cirebon dan Yon Arhanud, serta instansi samping seperti Dishub, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Dinas Kesehatan.
“Total ada sekitar 700 personel gabungan yang kami sebar di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. Kami juga telah menyiapkan 11 titik posko, yang terdiri dari 7 Pos Pengamanan (Pospam), 3 Pos Pelayanan (Posyan), dan 1 Pos Terpadu,” kata AKBP Eko Iskandar.
Pihaknya memprediksi puncak arus mudik akan terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diperkirakan mulai terjadi pada Jumat, 13 Maret, hingga Minggu, 15 Maret 2026. Sementara gelombang kedua diprediksi terjadi pada Senin dan Selasa, menjelang cuti bersama pada 18 Maret.
Terkait rekayasa lalu lintas di jalur tol, Kapolres menegaskan pihaknya tetap menunggu instruksi terpusat dari Korlantas Polri dan Polda Jawa Barat.
“Untuk kebijakan one way atau contraflow di tol, kami sifatnya mendukung teknis di lapangan dan siap mengantisipasi instruksi dari Mabes Polri,” ungkapnya.
AKBP Eko Iskandar menyoroti karakteristik unik wilayah Cirebon yang terbagi oleh jalur Bypass sebagai jalur utama mudik. Titik kerawanan kepadatan diprediksi berada di sepanjang wilayah Tengah Tani, Kedawung, hingga ke arah Kalijaga.
Untuk mengatasi kemacetan, Polres Cirebon Kota telah melakukan langkah antisipasi dengan mengurangi jumlah u-turn (putaran balik) di jalur Pantura.
“Kami akan melakukan rekayasa seperti penutupan u-turn dan pengaturan lampu merah jika diperlukan. Tujuannya adalah menambah kapasitas jalan agar arus kendaraan tetap mengalir dan tidak terjadi penumpukan atau stuck. Kami mohon pengertian masyarakat jika harus memutar lebih jauh, ini demi kelancaran bersama,” jelas Kapolres.
Dalam amanatnya, Kapolres juga menyinggung pentingnya menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika global yang berdampak pada ekonomi.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying terkait kebutuhan pokok maupun BBM, mengingat stok dipastikan mencukupi.
“Apel ini adalah wujud komitmen kita bersama agar pelaksanaan mudik tahun ini berjalan aman, nyaman, dan tertib. Kami harap sinergi antar-instansi ini memberikan rasa aman bagi seluruh pemudik yang melintasi Kota Cirebon,” pungkasnya. (Cepy)
