Tanamkan Empati Sejak Dini, SDN Silih Asih 2 Santuni Yatim Piatu dan Dhuafa
CIREBONWARTANEWS.COM, Cirebon – Guna menanamkan rasa kepedulian sosial terhadap sesama, SDN Silih Asih 2 Kota Cirebon menggelar aksi bakti sosial (baksos) di Sekolah setempat, Kesambi, Kota Cirebon, Jumat (13/3/2026).

Kepala SDN Silih Asih 2, Nurul Ariyanti, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi puncak dari upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa yang islami, peduli, dan berakhlakul karimah yang terangkum dalam Pesantren Ramadhan 2026.
Nurul Ariyanti, M.Pd., menyampaikan bahwa dana baksos yang tersalurkan merupakan hasil kolektif dari sedekah orang tua siswa serta “Celengan Subuh” para murid yang telah dikumpulkan sejak awal masuk sekolah hingga 11 Maret lalu.
Penyaluran bantuan berupa paket sembako dan uang tunai tersebut dilakukan secara transparan yang dibagi dalam tiga kategori.

“Pertama untuk Internal Sekolah, diutamakan bagi siswa yatim piatu dan dhuafa di lingkungan SDN Silih Asih 2 selanjutnya warga sekitar & lingkungan pendidikan.
“Dimana dalam pelaksanannya kami menyasar lansia di daerah Kesambi Baru, serta petugas keamanan/penjaga sekolah dari SLB, Smart Auladi, dan SDN Silih Asih 1,” sebut Nurul.
Selain itu, lanjutnya, bantuan juga dialokasikan untuk pembangunan masjid sekitar, Panti Asuhan Graha Yatim, dan Panti Wreda.
“Tujuan utamanya adalah mengajarkan anak-anak bahwa sedekah itu pahalanya luar biasa. Kami melatih mereka bersabar menahan diri dari jajan berlebih agar bisa berbagi. Allah menjanjikan sedekah tidak akan membuat kita miskin,” ungkap Nurul Ariyanti.
Berbeda dari tahun sebelumnya, Pesantren Ramadan yang berlangsung sejak 9 hingga 13 Maret ini tidak hanya berisi tausiyah. Siswa diajak mempraktikkan langsung tata cara wudhu, shalat, membuat kaligrafi, hingga menghias dekorasi Idul Fitri.

Sebagai “Bulan Al-Qur’an”, sekolah mewajibkan siswa menyetorkan hafalan Juz 30. Pada hari penutupan, siswa dengan hafalan terbanyak di setiap kelas diberikan reward khusus sebagai motivasi untuk mencintai Al-Qur’an.
Untuk diketahui, rangkaian semarak Ramadhan di SDN Silih Asih 2 selain diisi baksos, juga kegiatan Pesantren Ramadhan, berbagi takjil, buka puasa bersama, sholat Tarawih bersama dan kegiatan religi lainnya.
Nurul Ariyanti berharap momentum Ramadan 2026 ini menjadi titik balik pembentukan karakter anak yang taat kepada Allah, orang tua, dan berguna bagi negara.

“Ibarat memperbaiki perahu untuk perjalanan jauh, Ramadan adalah waktu yang tepat untuk menyiapkan bekal amal. Saya pesan kepada anak-anak, kebaikan di bulan ini harus ditularkan ke bulan-bulan berikutnya. Jangan sampai melemah setelah Ramadan usai,” pungkasnya. (Cepy)
