Tanamkan Karakter Peduli Sesama, SDN Kanggraksan Cirebon Gelar Bakti Sosial

0
IMG20260314084739
Spread the love

CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – Mengakhiri rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan, SD Negeri Kanggraksan Kota Cirebon menggelar aksi bakti sosial dengan membagikan puluhan paket sembako kepada siswa dan warga sekitar sekolah, Sabtu (14/3/26).

Kepala SDN Kanggraksan, Aninditto, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus implementasi nyata dari pendidikan karakter yang selama ini diajarkan kepada para siswa.

Dijelaskan Aninditto bahwa seluruh bantuan yang disalurkan merupakan hasil dukungan penuh dari para orang tua siswa, mulai dari rumpun kelas 1 hingga kelas 6.

Donasi tersebut, lanjutnya, dikumpulkan melalui paguyuban kelas, kemudian dikelola untuk disalurkan kepada mereka yang membutuhkan diantaranya siswa yatim piatu serta kaum dhuafa di sekitar sekolah.

“Alhamdulillah, ini adalah bentuk support luar biasa dari orang tua siswa. Total ada 75 paket yang kami bagikan. Rinciannya, 51 paket untuk anak-anak internal sekolah, 20 paket untuk lingkungan sekitar, dan sisanya kami berikan kepada para penarik becak yang biasa mangkal di depan sekolah,” ujar Aninditto.

Paket bingkisan yang diberikan terdiri dari kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, kecap, gula pasir, serta santunan berupa uang tunai.

Menurut Aninditto, tujuan utama dari kegiatan ini bukan sekadar berbagi materi, melainkan menanamkan pembiasaan karakter sejak dini.

Menurutnya, Bulan Ramadhan momentum yang sangat tepat untuk mengajarkan anak-anak mengenai empati dan kepedulian sosial.

“Harapannya, melalui kegiatan ini, anak-anak memiliki jiwa karakter yang kuat. Mereka belajar bagaimana caranya saling berbagi satu sama lain dan merasakan keberkahan di bulan suci ini,” tambahnya.

Kegiatan bakti sosial ini menjadi puncak dari agenda Pesantren Ramadhan yang telah berlangsung sejak Senin lalu.

SDN Kanggraksan menerapkan metode pembelajaran yang variatif, yakni kombinasi antara luring (offline) dan daring (online).

Selama kegiatan online, para siswa diberikan ruang untuk berkreasi melalui video singkat yang kemudian disaksikan bersama. Hal ini dilakukan untuk menjaga antusiasme siswa dalam mendalami nilai-nilai agama.

“Output yang kami inginkan adalah bagaimana anak-anak lebih tertanam keimanan dan ketaqwaannya. Semoga penanaman iman ini menjadikan mereka pribadi yang lebih baik dan benar-benar memiliki akhlakul karimah,” pungkas Aninditto. (Cepy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *