OJK Cirebon Dorong Inklusi Keuangan Masif Melalui PKU Akbar PNM 2026
Oplus_0
CIREBONWARTANEWS.COM, Cirebon – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Cirebon berkolaborasi dengan Kantor OJK Cirebon menggelar acara Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar tahun 2026 Bertema “Olah Rasa Karya Budaya dan Literasi Keuangan untuk UMKM Berdaya” di Gedung Gratia, Jl. Dr. Sudarsono No. 32, Kota Cirebon.

Menjadi panggung sinergi antara pemberdayaan ekonomi dan edukasi keuangan, acara dibuka secara resmi melalui prosesi gunting pita oleh Wakil Walikota Cirebon, Hj. Siti Farida Rosmawati didampingi Agus Muntholib, Kepala Kantor OJK Cirebon, Erwin Syafriadi, Pemimpin Cabang PNM Cirebon, Tesar Pratama, Asisten Direktur Kantor OJK Cirebon dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib menyampaikan, bahwa, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara PNM dan OJK dalam memperingati Hari Kartini.

Sebelum memasuki acara puncak, disebutkan Agus bahwa rangkaian acara terlebih dahulu diisi dengan sosialisasi dan edukasi keuangan intensif.
“Momentum Kartini adalah titik balik kepedulian kita terhadap kaum perempuan, terutama para Mitra PNM. Ibu-ibu adalah komponen masyarakat yang memiliki kapasitas besar dalam menjaga kesehatan keuangan keluarga, yang pada akhirnya mendorong pergerakan ekonomi nasional,” kata Agus.
Dalam sesi edukasi, masih kata Agus, OJK menyoroti beberapa tantangan yang dihadapi pelaku UMKM perempuan saat ini, yakni perlindungan dari kejahatan keuangan.
Menurutnya, perempuan dinilai cukup rentan terhadap aktivitas keuangan ilegal dan penipuan.
“Melalui acara ini, peserta dibekali pemahaman cara melapor ke OJK jika menghadapi kendala serupa,” tandasnya.
Selain itu, pihaknya juga mendorong masyarakat yang belum mendapatkan akses modal optimal untuk menjadikan PNM sebagai mitra strategis pembiayaan.
Pada acara yng sama, ditampilkan Gebyar UMKM yang memamerkan produk-produk kerajinan unggulan hasil karya nasabah PNM.

Usai sesi pembukaan, tampak Wakil Walikota Cirebon bersama Kepala OJK dan Pemimpin Cabang PNM langsung meninjau sejumlah stand UMKM.
“Kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap produk lokal agar mampu naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar luas,” ujarnya.
Agus berharap, dengan terselenggaranya PKU Akbar, para perempuan penggiat UMKM di Cirebon tidak hanya mahir dalam berproduksi, tetapi juga cerdas secara finansial dan terlindungi dari risiko keuangan di masa depan. (Cepy)
