Abaikan Ganti Air Radiator, Ini Akibatnya

0
IMG_20220902_082632
Spread the love

CIREBONWARTANEWS.COM, Jakarta – Air radiator atau coolant harus diganti secara berkala setiap 10 ribu km pemakaian layaknya ganti oli mesin. Demikian disampaikan Novarian Praputranda, Aftermarket Marketing Section Head, PT Indosarana Lokapratama, pemegang merek Seiken di Indonesia, belum lama ini.

“Kualitas Ethylene Glycol (EG) sebagai bahan utama air radiator bisa menurun seiring dengan pemakaian, makanya harus diganti secara berkala,” katanya.

Seperti dilansir dari GridOto.com. Apabila air radiator tidak diganti maka menurutnya, kualitas Ethylene Glycol (EG) lama-lama bisa menurun.

“Hal itu berdampak terhadap suhu titik didih yang menurun 1 derajat seiring dengan pemakaian,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada air radiator atau coolant terdapat juga zat aditif berupa anti-karat dan anti-korosi.

“Kalau kelamaan enggak diganti, proteksi zat aditif air radiator atau coolant berupa anti-karat dan anti-korosi juga bisa berkurang,” pungkasnya.***

Foto : ilustrasi

Baca Juga  Debat Capres Seru, Prabowo Ancam Habisi Pelaku Koruptor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *