Kena Semprot Wakil Rakyat, DPUTR Kota Cirebon Diminta Perbaiki Drainase

0
3-1-1140x570
Spread the love

CIREBONWARTANEWS.COM, Cirebon – Guna menghindari bencana banjir, DPRD Kota Cirebon mengingatkan DPUTR (Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) Kota Cirebon untuk memperbaiki sejumlah drainase. Hal tersebut terungkap saat rapat kerja di gedung DPRD setempat, Jl. Siliwangi Kota Cirebon, Selasa (14/5/24).

Ketua Komisi II DPRD H Karso mengungkapkan, akibat penyumbatan pada drainase yang rusak berdampak pada terjadinya banjir.

“Beberapa titik masih ada drainase tidak berfungsi maksimal, apalagi diperparah dengan kebiasaan masyarakat yang kurang disiplin dalam membuang sampah,” ujarnya.

Sehingga, menurutnya, penumpukan sedimentasi di beberapa wilayah aliran sungai perlu segera dilakukan tindakan dari instansi terkait.

“Kami juga merasa prihatin dengan masih adanya bangunan-bangunan yang berdiri di atas drainase ataupun saluran air,” tambahnya.

Hal tersebut, lanjutnya,  perlu ditinjau ulang sejauh mana perizinan yang telah dikantongi bangunan tersebut.

“Kalau izinnya tidak ada berarti masuk bangunan liar dan perlu tindakan lanjut,” ucapnya.

Sementara itu, anggota Komisi II  Watid Sahriar menilai Dinas PUPR dapat melibatkan BBWS dalam penanganan persoalan drainase.

Sehingga, keduanya bisa bersinergi dalam membuat rumusan perencanaan teknis yang nantinya dituangkan dalam Detail Engineering Design (DED)

DED sendiri merupakan perencanaan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan untuk pembangunan sistem saluran drainase.

“Kalau inisiasi instansi terkait masih belum terealisasi, kan bisa mengajukan usulan ke provinsi atau pusat,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas PUTR Kota Cirebon Rachman ST menyebut, akan menormalisasi aliran sungai yang sedimentasinya menumpuk.

Adapun aliran sungai tersebut meliputi; sungai Sijarak 1, sungai Sijarak 2, sungai Cikenis, sungai Cikalong, sungai Bedeng, sungai Sigujeg dan sungai Cimanggu.

“Kami juga meminta BBWS bisa ikut membantu penyelesaian tersebut, terutama menangani drainase jalan yang dipenuhi sampah, sedimentasi bahkan ketutup plat beton,” pungkasnya. (Cepy)

Baca Juga  Menuju WBBM, Karutan Cirebon Ajak Pegawai Tandatangani Fakta Integritas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *