SDN Bima Menjemput Keberkahan Ramadan melalui Pesantren Kilat dan Kepedulian Sosial
CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema syahdu di seluruh sudut SD Negeri Bima Kota Cirebon sejak pagi hari. Memasuki halaman sekolah, suasana religius terasa begitu kental. Semangat bulan suci Ramadan benar-benar meresap, membawa peningkatan iman dan takwa bagi seluruh peserta didik serta tenaga pendidik di sekolah tersebut.
Kepala SDN Bima Kota Cirebon, Hj. Eva Resna Hendawati, S.Pd.,M.Pd.I., mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas terlaksananya rangkaian kegiatan Ramadan yang penuh magfirah dan keberkahan ini. Bersama seluruh jajaran guru, komite sekolah, dan orang tua siswa, SDN Bima menghidupkan bulan puasa dengan penuh sukacita.
Mengacu pada landasan syariat dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 183, Eva menjelaskan bahwa sekolah telah menyusun agenda Pesantren Kilat (Sanlat) yang berlangsung selama satu pekan penuh, mulai Senin hingga Sabtu.
“Alhamdulillah, anak-anak mulai hari ini masuk perdana mengikuti Pesantren Kilat. Kegiatannya dirancang sedemikian rupa agar tidak monoton, namun tetap edukatif. Kami awali dengan Sholat Dhuha berjamaah untuk memberikan edukasi langsung kepada siswa, dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an dan tadarus bersama,” kata Eva Resna Hendawati, Senin (23/2/26).
Bertema “Implementasi 8 Dimensi Profil Lulusan dengan Joyful Ramadhan”, sebuah konsep yang dikemas dengan penuh kegembiraan. Berbagai lomba menarik pun digelar, mulai dari Lomba Tahfidz Qur’an Juz 30 di tiap kelas, lomba kaligrafi, hingga lomba berkisah sejarah Rasulullah SAW.
Lebih dari sekadar ibadah ritual, SDN Bima konsisten menjaga “budaya sekolah” yaitu kepedulian sosial. Melalui program infak mandiri, sekolah menggerakkan seluruh ekosistem pendidikan, mulai dari guru hingga orang tua siswa yang mampu untuk memberikan santunan kepada yatim dan dhuafa yang ada di lingkungan internal sekolah maupun warga sekitar.
“Kami juga mengadakan Bakti Sosial (Baksos) sembako. Anak-anak membawa sembako dari rumah, dikumpulkan, lalu dikoordinasikan untuk dibagikan kepada mereka yang membutuhkan. Ini adalah bentuk nyata pengamalan ibadah puasa,” jelas Eva.
Momentum Ramadan tahun ini terasa kian emosional bagi Eva Resna Hendawati. Di tengah antusiasme kegiatan sekolah, ia menyampaikan kabar bahwa dirinya akan memasuki masa purna tugas (pensiun) pada 28 Februari 2026. Ramadan ini menjadi momen pengabdian terakhirnya sebagai Kepala SDN Bima.
Suasana Ramadan di SDN Bima membuktikan bahwa pendidikan karakter berbasis agama bukan hanya soal teori di atas kertas, melainkan praktik nyata melalui keceriaan beribadah dan keikhlasan dalam berbagi.
“Ini adalah kebersamaan terakhir saya di SD Negeri Bima sebelum purna tugas. Saya sangat berterima kasih kepada guru-guru agama yang cerdas dan inovatif, teman-teman wali kelas, komite sekolah, serta seluruh orang tua siswa atas kolaborasi yang luar biasa selama ini,” ungkap Eva.
Eva berharap, apa yang telah diajarkan dan diimplementasikan selama bulan Ramadan ini dapat terus melekat pada diri anak-anak.
“Mudah-mudahan anak-anak kami menjadi anak yang sholeh dan sholehah. Saya berharap mereka benar-benar bisa mengimplementasikan hikmah puasa ini dalam kehidupan sehari-hari mereka kelak,” pungkasnya. (Cepy)
