SDN 2 Kepongpongan Kolaborasi dengan KUA Talun Gelar Pembinaan Akhlak dan Pesantren Ramadhan

0
IMG20260302091540
Spread the love

CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon  Dalam upaya memperkuat kualitas keimanan dan memperdalam pemahaman agama Islam bagi para peserta didik pada bulan suci Ramadan, SDN 2 Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, menggelar kegiatan pembinaan akhlak dan Pesantren Ramadhan.

Kegiatan ini menjadi istimewa karena pihak sekolah membangun sinergi dan kolaborasi apik dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Talun.

Kepala SDN 2 Kepongpongan, Aripin, S.Pd.SD., menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah nyata sekolah dalam memberikan pembinaan spiritual yang lebih mendalam selama bulan suci.

“Kegiatan yang diikuti kelas 5 dan 6  ini bertujuan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT,  membimbing siswa-siswi agar memiliki kedekatan spiritual yang lebih kuat melalui pembiasaan ibadah di bulan suci,” kata Aripin, Senin (2/3/26).

Dijelaskannya, untuk kegiatan Pesantren Ramadan sendiri akan digelar selama satu minggu penuh, para siswa akan disuguhkan dengan berbagai materi keagamaan yang bervariasi setiap harinya.

“Materi-materi tersebut disampaikan secara bergantian oleh para guru sekolah,” ungkapnya.

Beberapa materi unggulan yang dijalankan meliputi Sholat Dhuha Berjamaah yang dilaksanakan setiap pagi sebagai pembuka kegiatan.

“Selain itu, Tadarus Al-Qur’an & hafalan dengan pembacaan surat-surat pendek (juz amma) untuk memperlancar bacaan siswa juga Sholat Dzuhur berjamaah sebagai penutup rangkaian kegiatan harian,” jelas Aripin.

Tidak hanya itu saja, peserta didikpun menerima pembahasan khusus mengenai pengetahuan zakat yang dijadwalkan pada minggu terakhir Ramadhan.

Kegiatan yang dijadwalkan pada 3 Maret (besok-red) ini akan fokus pada isu-isu krusial remaja, termasuk pencegahan bullying (perundungan).

“Harapannya, sinergi ini membuat pembelajaran agama menjadi lebih efektif dan tepat sasaran,” tandas Aripin.

Sedangkan untuk kegiatan belajar-mengajar (KBM) selama bulan Ramadhan, lanjutnya, SDN 2 Kepongpongan tetap mengikuti arahan dinas terkait penyesuaian waktu belajar.

“Dimana jam pelajaran dikurangi 10 menit per sesi, sehingga waktu belajar efektif dimulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB,” sebut Aripin.

Dengan adanya Pesantren Ramadhan ini, pihaknya berharap, para siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi agama yang kuat serta karakter yang mulia di tengah tantangan zaman. (Cepy)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *