Waspada Cuaca Ekstrem Saat Arus Balik, Pemkot Cirebon Siagakan Posko Kolaborasi
CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon mengeluarkan peringatan dini bagi para pemudik yang mulai melakukan perjalanan balik menuju Jabodetabek.

Cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi diprediksi masih akan membayangi wilayah Kota Cirebon hingga periode April 2026. Hal tersebut disampaikan Andi Wibowo, Kepala Pelaksana BPBD Kota Cirebon di posko Kolaborasi, Senin (23/3/26).
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kota Cirebon telah mendirikan Posko Kolaborasi yang berlokasi di area Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip), Jl. Brigjen Dharsono (By-pass).
“Posko ini disiapkan tidak hanya untuk memantau situasi kebencanaan, tetapi juga sebagai tempat peristirahatan bagi pemudik,” kata Andi.
Andi Wibowo, menjelaskan bahwa posko ini merupakan bentuk kesiapsiagaan pemerintah dalam menghadapi potensi hujan lebat yang melanda jalur utama arus balik.
“Kami mengantisipasi terjadinya hujan ekstrem intensitas tinggi saat pemudik melintasi Kota Cirebon. Bagi masyarakat yang membutuhkan sarana tempat peristirahatan, kami sudah siapkan di Posko Kolaborasi ini,” kata Andi.
Andi mengingatkan pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua, mengingat cuaca yang tidak menentu, para pengendara diminta untuk membawa Jas Hujan, jangan memaksakan diri apabila terjadi hujan lebat atau cuaca ekstrem, segera menepi dan beristirahat di rest area atau posko yang telah disediakan.
“Pemudik yang kembali melakukan perjalanan ke arah Jakarta diimbau untuk selalu memperbarui informasi cuaca secara real-time melalui situs resmi BPBD Kota Cirebon atau BMKG sebelum memulai perjalanan,” tandasnya.
Peringatan ini menyusul tren arus balik yang mulai meningkat namun masih dibarengi risiko hidrometeorologi. Dengan adanya penurunan volume kendaraan sekitar 14% dibandingkan tahun lalu, BPBD berharap kelancaran ini juga diimbangi dengan tingkat keselamatan yang tinggi melalui kewaspadaan terhadap faktor cuaca.
“Kami imbau pemudik untuk selalu update informasi cuaca karena hingga April 2026, potensi hujan ekstrem masih ada. Pastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima untuk kembali ke Jakarta,” pungkasnya. (Cepy)
