GM FKPPI dan Payung Suci Desak Pemkot Cirebon Realisasikan “Cirebon SETARA”, Bukan Sekadar Janji Politik
CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – Ketua GM FKPPI Kota Cirebon sekaligus Ketua Payung Suci Cirebon, Dani Jaelani, melayangkan kritik sekaligus solusi nyata kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon.
Ia menegaskan bahwa visi “Cirebon SETARA” (Sejahtera, Tertata, Aspiratif, Religius, Aman, Berkelanjutan) harus dibuktikan dengan aksi nyata, bukan sekadar menjadi jargon atau janji politik di atas kertas.
“Kalau Pemkot punya ide, warga juga punya solusi. Tinggal disatukan jadi Cirebon SETARA yang beneran,” kata Dani, Selasa (2/6/26).
Dani menekankan prinsip “Wali Kota Wajib Tahu, Warga Wajib Aksi”. Menurutnya, kritik yang disampaikan masyarakat berbasis data dan solusi adalah bentuk aspirasi yang sehat, bukan tindakan provokatif.
Pemkot Cirebon dituntut untuk tidak terjebak dalam wacana dan rapat formalitas, melainkan harus menghadirkan kolaborasi dan respon cepat 1×24 jam.
pada kesempatan tersebut, Dani memetakan lima pekerjaan rumah (PR) krusial yang dinilai sudah tidak bisa ditunda lagi oleh pemerintah daerah, diantarany, Penataan Sampah: Mewujudkan kota yang bersih demi kesehatan warga. Perbaikan Jalan Berlubang: Memastikan infrastruktur mulus agar ekonomi lancar. Penataan PKL: Mengatur tempat berdagang yang rapi tanpa merenggut hak pejalan kaki di trotoar. Tata Kelola Parkir: Menertibkan parkir liar agar tidak mempersempit ruang jalan.
“Terakhir yaitu Ketertiban Lalu Lintas, dimana menjamin keselamatan warga hingga sampai di rumah,” sebutnya.
Dani berharap Pemkot Cirebon segera mengambil langkah konkret. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara ide pemerintah dan aksi nyata warga adalah kunci utama membawa perubahan logis bagi Kota Cirebon ke depan. (Cepy)
