Persiapan Kepulangan Jamaah Haji Kota Cirebon Dimatangkan, Kloter 23 KJT Tiba 18 Juni 2026

0
IMG20260611121640
Spread the love

CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon  Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Cirebon menggelar rapat koordinasi intensif guna mematangkan skenario pemulangan jamaah haji asal Kota Cirebon di Kantor Sekretariat Bersama (Setpat), Komplek Bima, Kota Cirebon, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur lintas sektoral demi memastikan proses kepulangan berjalan aman dan lancar.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Cirebon, H. M. Ikbal Sugiana menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kota Cirebon, jajaran Polres Cirebon Kota, perwakilan Korem 063/Sunan Gunung Jati selaku tuan rumah lokasi penyambutan, serta seluruh panitia penyelenggara.

Berdasarkan hasil keputusan rapat, Ikbal menyebutkan bahwa estimasi jadwal kedatangan jamaah haji Kota Cirebon akan tiba pada hari Kamis, 18 Juni 2026 sebelumnya akan mendarat (Landing) pada Pukul 14.30 WIB (sesuai jadwal penerbangan) dan estimasi tiba di Kota Cirebon pada pukul 17.00 WIB dengan lokasi penyambutan bertempat di Makorem 063/Sunan Gunung Jati, Kota Cirebon.

“Kota Cirebon tahun ini memberangkatkan 1 kloter, itu pun bergabung dengan Kabupaten Majalengka. Kita tergabung dalam Kloter 23 KJT dengan total jamaah asal Kota Cirebon sebanyak 278 orang,” kata H. M. Ikbal.

Mengenai perkembangan kondisi di Arab Saudi, Ikbal bersyukur seluruh rangkaian ibadah wajib di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) telah diselesaikan dengan baik. Saat ini, posisi jamaah haji sudah bergeser dan berada di Madinah Al-Munawwarah.

Secara umum, kondisi kesehatan jamaah haji Kota Cirebon dilaporkan dalam keadaan sehat walafiat, dan tidak ada laporan jamaah yang meninggal dunia.

Namun, dilaporkan terdapat satu jamaah yang harus pulang lebih awal melalui prosedur tanajul (mutasi kloter) karena faktor kesehatan.

“Kemarin ada satu jamaah yang sudah kita jemput langsung di bandara karena tanajul pulang duluan atas alasan kesehatan, yaitu atas nama Ibu Nina asal Kecamatan Harjamukti. Alhamdulillah, sisanya semua dalam kondisi sehat,” jelasnya.

Tahun 2026 ini menjadi momentum bersejarah seiring dengan beralihnya tata kelola penyelenggaraan ibadah haji dari Kementerian Agama ke kementerian yang baru dibentuk, yaitu Kementerian Haji dan Umrah.

H. M. Ikbal menegaskan bahwa tahun pertama ini merupakan ujian sekaligus ajang pembuktian komitmen pelayanan terbaik sesuai arahan Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah.

“Secara keseluruhan, pelaksanaan ibadah haji dari Kota Cirebon berjalan dengan lancar. Sesuai arahan Pak Menteri dan Pak Wamen, kita harus memberikan layanan yang terbaik. Ini kementerian baru, jelas menjadi pertaruhan di tahun pertama penyelenggaraan, jadi harus sukses,” tegas Ikbal.

Pihaknya berharap, dengan adanya transformasi kelembagaan ini, fokus pelayanan kepada para tamu Allah, khususnya calon jamaah haji asal Kota Cirebon, dapat terus meningkat dan jauh lebih baik di masa-masa yang akan datang. (Cepy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *