OJK Cirebon Siap Gelar Edukasi Menabung untuk 540 Siswa di Sumber
Oplus_0
CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon siap menggelar peringatan Hari Indonesia Menabung Tahun 2026 di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1, Desa Kaliwadas, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, pada Rabu (26/8/2026) mendatang.
Kegiatan ini menyasar 540 siswa-siswi pra sejahtera dan 45 guru pendamping dari wilayah Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning).
Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, mengungkapkan bahwa berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, indeks inklusi keuangan nasional sudah menyentuh 93,61%, namun tingkat literasi keuangan baru mencapai 69,57%.
“Masih terdapat kesenjangan (gap) antara penggunaan produk jasa keuangan dengan pemahaman masyarakat akan manfaat, risiko, hak, serta kewajibannya. Penguatan edukasi keuangan sejak dini, khususnya bagi generasi muda, menjadi prioritas utama OJK melalui kolaborasi antar pemangku kepentingan,” kata Agus Muntholib, Senin (24/8/26) pagi.
Agus menyebutkan bahwa pada kesempatan tersebut akan dilakukan Deklarasi Gerakan Menabung Siswa menggunakan instrumen Angklung bersama jajaran Kepala Daerah juga penyerahan Buku Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) dan Kartu Beasiswa secara simbolis.
Sebagai apresiasi Lembaga Jasa Keuangan akan dilakukan penyerahan penghargaan kategori “KEJAR Termasif” dan “Literasi Keuangan Terkolaboratif” bagi BPR serta Bank Umum.
Rangkaian acara diawali dengan keynote speech dari Kepala OJK Cirebon, dilanjutkan sambutan pembuka oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, serta peresmian langsung oleh Bupati Cirebon.
Untuk memberikan edukasi keuangan yang menarik dan intuitif bagi para pelajar, OJK Cirebon juga menghadirkan sesi motivasi cerdas keuangan bersama Kampung Dongeng, dilanjutkan unjuk kreativitas siswa.
“Melalui agenda ini, generasi muda di Ciayumajakuning diharapkan makin cakap finansial, memahami produk jasa keuangan resmi, serta terbangun budaya menabung secara berkelanjutan,” harap Agus. (Cepy)
