Latih Mandiri dan Karakter Peserta Didik, SDN Pekiringan Kota Cirebon Gelar Perkemahan Rabu-Kamis

0
Oplus_0

Oplus_0

Spread the love

CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon  SDN Pekiringan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, menggelar kegiatan Perkemahan Rabu-Kamis (Perak) yang dipusatkan di area lingkungan sekolah, Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Pekiringan, Rabu (2/9/26).

Kegiatan yang diikuti sebanyak 177 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 tersebut merupakan agenda rutin tahunan sekolah dalam rangka pembentukan karakter dan mental peserta didik sejak dini.

Kepala SDN Pekiringan, Patonah, S.Pd., menyampaikan bahwa perkemahan ini bertujuan utama untuk melatih kedisiplinan serta kemandirian para siswa.

“Tujuan utamanya tentu untuk melatih kedisiplinan dan kemandirian anak-anak. Di luar itu, melalui perkemahan ini mereka belajar mengenal dan menjaga lingkungan sekitar, serta mampu mengaplikasikan Trisatya dan Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari,” kata Patonah usai acara pembukaan, Rabu (2/9/26).

Terkait pemilihan area sekolah sebagai lokasi perkemahan, Patonah menjelaskan faktor keamanan dan keselamatan siswa menjadi pertimbangan utama pihak sekolah.

“Alasan utama kami melaksanakannya di sekolah adalah demi keselamatan anak-anak. Tempat tinggal mayoritas siswa juga tak jauh dari sekolah, sehingga mereka merasa lebih nyaman dan seluruh aktivitas dapat terawasi dengan lebih maksimal oleh para guru,” jelasnya.

Selama kegiatan Perak, materi perkemahan untuk Gugusdepan (Gudep) SDN Pekiringan difokuskan pada pembentukan karakter mandiri, keterampilan hidup, serta kedisiplinan. Beragam materi yang disajikan mencakup: Keterampilan Kepramukaan (Scouting Skills): Meliputi Peraturan Baris-Berbaris (PBB) untuk melatih kekompakan, teknik tali-temali (pionering) dasar seperti simpul mati, pangkal, dan jangkar, hingga pembuatan tandu sederhana.

Selain itu, peserta dibekali kemampuan membaca sandi, semaphore, serta praktik langsung mendirikan tenda yang aman juga Keagamaan dan Mental Spiritual: Pembiasaan ibadah berjamaah sesuai keyakinan masing-masing serta pemaknaan mendalam terhadap nilai-nilai Trisatya dan Dasa Darma.

Patonah menambahkan bahwa kegiatan lainnya, yakni Penjelajahan dan Ketangkasan (Wide Game): Latihan pengenalan arah mata angin menggunakan kompas dan peta sederhana melalui sistem post to post yang menguji kerja sama regu.

Sementara rangkaian kegiatan Perak lainnya yaitu Malam keakraban api unggun yang diisi dengan pentas seni, yel-yel regu, dan penampilan budaya untuk melatih keberanian serta rasa percaya diri siswa.

Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, pihak sekolah berharap para siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman berkemah, tetapi juga mampu menyerap nilai-nilai positif secara nyata.

“Harapan kami, sepulang dari kegiatan ini anak-anak menjadi lebih disiplin, mandiri, bisa bekerja sama dalam tim, dan benar-benar menerapkan nilai Trisatya serta Dasa Darma di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” pungkas Patonah. (Cepy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *