Tantangan Kelas Modern dan AI Mengemuka, KKG Gugus 3 Harjamukti Cirebon Bedah Solusi Bersama Pakar

0
Oplus_131072

Oplus_131072

Spread the love

CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 3 Harjamukti Kota Cirebon kembali menggelar kegiatan rutin bulanan dengan nuansa berbeda.

Mengangkat tema “Mengupas Tuntas Permasalahan dalam Pembelajaran di Kelas di Era Pendidikan Saat Ini”, KKG Gugus 3 menyelenggarakan Talkshow Kependidikan di SDN Kalitanjung 1, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Kamis (15/10/26).

Acara yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB ini menghadirkan akademisi sekaligus pakar pendidikan, Prof. Dr. Abdul Karim, M.Pd.I., Dosen PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), sebagai narasumber utama. Diskusi dipandu langsung oleh Ketua KKG Gugus 3 Harjamukti, Aris Syuhada, S.Pd.

Ketua KKG Gugus 3 Harjamukti, Aris Syuhada menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pendidik, sesuai dengan visi utama pembentukan KKG.

“Kami menghadirkan narasumber yang sangat berkompeten di bidangnya, yaitu Prof. Dr. Abdul Karim. Tema yang diangkat sangat relevan dengan dinamika kelas saat ini. Harapannya, setelah mengikuti acara ini, para guru memperoleh inspirasi, informasi, serta pengetahuan baru yang bisa diterapkan langsung untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih baik,” kata Aris.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan guru dari 9 sekolah di wilayah Gugus 3 Harjamukti, diantaranya, SDN Kanggraksan, SDN Kalitanjung 1, SDN Lemahabang, SDN Wanacala
SDN Kuranji, SDN Penggung Utara
SDIT Al-Falah, SDIT Sabilul Huda dan
SD Qur’an Cendekia.

Selain bentuk talkshow edukatif, Aris menambahkan bahwa KKG Gugus 3 secara konsisten merancang beragam program kerja unggulan. Mulai dari kegiatan character building untuk memperkuat silaturahmi dan kolaborasi antar-guru, Gebyar Kemerdekaan untuk memupuk persatuan, hingga agenda mendatang berupa studi tiru ke sekolah lain untuk mengadopsi praktik-praktik baik (best practices).

Sementara itu, dalam paparannya, Prof. Dr. Abdul Karim, M.Pd.I. menekankan pentingnya ruang dialog seperti ini bagi para pendidik. Menurutnya, materi talkshow disusun berlandaskan tiga pilar utama, yaitu :  Realitas, mengangkat persoalan nyata yang dihadapi guru di dalam kelas dan kehidupan profesional.

Selanjutnya Riset, nemanfaatkan temuan riset seputar kepemimpinan, spiritualitas, serta integrasi kecerdasan buatan (AI) serta Dialog, menjadikan pertanyaan dan kendala langsung dari para guru sebagai bahan utama diskusi.

Pada kesempatan yang sama Ia juga menyoroti tiga tantangan terbesar yang dihadapi tenaga pendidik di era pendidikan modern, meliputi, Perubahan Siswa yang Cepat, karakter dan cara belajar siswa berubah lebih cepat daripada penyesuaian kebiasaan mengajar guru. selanjutnya,
Limpahan Informasi & AI, kehadiran teknologi AI dan arus informasi melimpah tidak serta-merta membuat pembelajaran otomatis menjadi bermakna tanpa peran aktif guru serta
Beban Administrasi & Komunikasi,  tingginya tuntutan administratif, komunikasi intensif dengan orang tua, serta keharusan untuk terus mengembangkan diri.

Prof. Abdul Karim mengajak para peserta untuk fokus membawa pulang setidaknya satu perubahan kecil yang nyata untuk diterapkan di kelas masing-masing.

Melalui kegiatan ini, ia berharap para guru di Gugus 3 Harjamukti semakin siap, adatif, dan percaya diri dalam mengarungi dinamika dunia pendidikan saat ini. (Cepy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *