Jaga Stabilitas Harga Pangan, Polres Cirebon Kota Gelar Gerakan Pangan Murah

0
IMG20260303150529
Spread the love

CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon  Guna menjaga stabilitas harga dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat di bulan suci Ramadan dan menjelang Idul Fitri, Polres Cirebon Kota menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Kebon Pelok, Kecamatan Harjamukti, Selasa (3/3/26).

Acara ini dihadiri langsung oleh Irwasda Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Beni Subandi, yang mewakili Kapolda Jabar, didampingi Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, serta unsur Forkopimda Kota Cirebon.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan instruksi langsung dari Kapolda Jawa Barat sebagai bentuk komitmen Polri untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat.

“Penyelenggaraan pasar murah ini adalah bentuk kepedulian kami untuk membantu meringankan beban ekonomi warga dan menjaga ketersediaan bahan pokok. Kami berharap melalui program ini, masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan harian dengan harga yang jauh lebih terjangkau,” kata AKBP Eko Iskandar.

Selain pasar murah, Kapolres juga melaporkan bahwa pihaknya tengah menyelesaikan program perbaikan empat unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di wilayah hukum Polres Cirebon Kota sebagai bagian dari aksi sosial Polri.

Sementara itu, Irwasda Polda Jabar, Kombes Pol. Beni Subandi, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah ini dilakukan secara serentak di delapan kabupaten/kota di bawah naungan Polda Jabar.

“Kegiatan ini sudah kami inisiasi sejak dua minggu lalu. Hari ini di delapan kabupaten, kami berkolaborasi dengan Bulog dan para supplier untuk memastikan masyarakat terbantu, terutama untuk komoditas beras dan minyak goreng yang permintaannya sangat tinggi,” jelas Kombes Pol. Beni.

Dalam kegiatan di Cirebon dan sekitarnya hari ini, disalurkan sedikitnya 15 ton beras SPHP, 10 ton beras premium, serta 5.000 liter minyak goreng. Selain itu, tersedia pula komoditas lain seperti telur, daging sapi, gula pasir, hingga aneka bumbu dapur seperti cabai dan bawang dengan harga di bawah pasar.

Menanggapi fluktuasi harga cabai yang mencapai Rp85.000/kg, Kombes Pol. Beni sempat berseloroh dan memberikan tips kepada para ibu yang hadir untuk bijak dalam mengelola kebutuhan dapur.

“Kalau harga cabai sedang mahal, mungkin bisa dikurangi dulu pembeliannya atau beralih ke alternatif lain. Strategi pengelolaan kebutuhan ini penting agar kita tidak terjebak permainan harga di pasar. Jika permintaan turun, harga pasti akan terkoreksi,” pesannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh supplier dan instansi terkait yang telah mendukung acara ini. Polri berharap sinergi ini dapat menekan laju inflasi dan menjaga kondusivitas wilayah Kota Cirebon tetap aman dan sejahtera selama masa Ramadan dan Lebaran 2026. (Cepy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *