Wujudkan Budaya Bersih, SMAN 1 Beber Integrasikan Program ‘Senin Berseka’ dan Gerakan ‘Gemilang’
Oplus_0
CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – SMA Negeri 1 Beber (Smaner) menyatakan dukungan penuh terhadap Program Senin Berseka (Bersih, Sehat, Resik, dan Indah), sebuah gerakan yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Program ini merupakan implementasi dari semangat Jabar ASRI serta tindak lanjut Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri dan Gubernur Jawa Barat mengenai Gerakan Nasional Indonesia ASRI.
Kepala SMAN 1 Beber, Ahmad Abung Suud, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa semangat kebersihan lingkungan sebenarnya sudah menjadi napas perjuangan sekolah tersebut jauh sebelum instruksi provinsi diturunkan.
Smaner telah lama menjalankan program internal bernama “Gemilang” (Gerakan Memuliakan Lingkungan).
“Sebelum Pemprov mengeluarkan program Senin Berseka, kami sudah memiliki ‘Gemilang’ yang dilaksanakan rutin setiap hari Kamis. Sebelum masuk kelas, seluruh elemen sekolah wajib membersihkan dan merapikan lingkungan, mulai dari kelas, halaman, lapangan, hingga area sanitasi,” kata Ahmad Abung Suud, Rabu (15/4/26).
Menurutnya, urusan kebersihan di SMAN 1 Beber KCD X Disdik Jabar bukan semata-mata tanggung jawab petugas kebersihan (caraka), melainkan tanggung jawab kolektif.
Untuk memperkuat hal ini, lanjutnya, sekolah membentuk struktur khusus seperti Tim Adiwiyata, Duta Lingkungan Sekolah (DLS) yang beranggotakan siswa, hingga program unik bernama “Pentol” (Pecinta Toilet).
“Program Pentol ini melatih kedisiplinan siswa. Setelah menggunakan toilet, mereka wajib memastikan area tersebut bersih kembali, dipel, disiram, dan disikat. Kita harus mulai dari mencintai diri sendiri dan lingkungan agar manfaatnya kembali ke kita,” tandasnya.
Berbekal konsistensi tersebut, SMAN 1 Beber menargetkan diri untuk meraih penghargaan Adiwiyata Nasional pada tahun 2026 mendatang. Namun, Ahmad menekankan bahwa penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir.
“Juara atau reward itu bukan tujuan utama. Fokus utama kami adalah membiasakan pola hidup sehat. Goal terbesarnya adalah bagaimana siswa mampu mengimplementasikan kebiasaan di sekolah ini ke lingkungan keluarga dan desa mereka masing-masing,” jelas Abung.
Menanggapi program Senin Berseka dari Pemprov Jabar, pihak sekolah memberikan apresiasi tinggi dan berharap gerakan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata.
“Kami sangat respect dan menyambut baik program Senin Berseka. Harapannya, ini bisa berkelanjutan secara konsisten dan jangan hanya sebatas menggugurkan kewajiban administratif saja. Pendidikan karakter melalui lingkungan adalah investasi jangka panjang,” pungkas Ahmad Abung Suud. (Cepy)
