Uji Coba Sekolah 5 Hari di Kota Cirebon, Insan Pendidikan : Antara Efisiensi Waktu dan Adaptasi Siswa
CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – Dinas Pendidikan Kota Cirebon mulai menggulirkan uji coba kebijakan lima hari sekolah. Kebijakan ini memicu beragam tanggapan dari praktisi pendidikan, termasuk di wilayah Kecamatan Lemahwungkuk.
Ketua K3S Kecamatan Lemahwungkuk, Emi Sukaemi, S.Pd., M.Pd., menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah tersebut.
Menurutnya, skema ini memberikan ruang lebih bagi guru, siswa, dan orang tua untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga di akhir pekan.
“Sisi positifnya, semua merasa senang karena ada waktu istirahat dua hari penuh. Guru dan murid bisa memiliki waktu luang ( quality time ) bersama keluarga lebih banyak. Ini dampak yang sangat baik bagi keseimbangan emosional mereka,” kata Emi, Kamis (16/4/26).
Namun, Emi tidak menampik adanya tantangan di lapangan, terutama pada masa transisi. Perubahan jadwal yang biasanya memulangkan siswa setelah salat zuhur berjamaah, kini harus berlanjut hingga pukul 13.30 WIB akibat pengalihan jam pelajaran dari hari Sabtu ke hari efektif lainnya.
Lebih lanjut dikatakan bahwa kondisi cuaca dan fasilitas sekolah menjadi catatan tersendiri. Beberapa siswa, terutama di kelas tinggi, mengeluhkan rasa lelah dan cuaca panas saat harus tetap belajar di siang hari.
“Anak-anak kelas tinggi biasanya sudah pulang setelah zuhur, sekarang harus belajar lagi. Kadang ada yang merasa belum siap, mengeluh panas meski sudah ada kipas angin. Mungkin karena faktor kelelahan akibat jam belajar yang bertambah satu jam setiap harinya,” jelasnya.
Meski sempat muncul keluhan di hari pertama dan kedua, Emi mengamati bahwa setelah satu minggu berjalan, para siswa mulai terbiasa dengan ritme baru tersebut.
Keluhan-keluhan awal mulai berkurang seiring terbentuknya kebiasaan baru di lingkungan sekolah.
K3S Lemahwungkuk menegaskan akan terus mengawal kebijakan ini agar berjalan optimal. Pihaknya berkomitmen untuk fokus pada manfaat jangka panjang yang dicanangkan pemerintah.
“Kami tetap mendukung penuh program pemerintah. Setiap kebijakan pasti ada sisi positif dan tantangannya. Kami mengambil sisi baiknya dan akan terus berupaya agar pelaksanaan di lapangan berjalan lancar demi kemajuan pendidikan di Kota Cirebon,” pungkasnya. (Cepy)
Bagaimana menurut Anda,
