Serap Puluhan Tenaga Kerja, TPS Ciawigajah Ditinjau Wabup Jigus

0
IMG-20260604-WA0009
Spread the love

CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman meninjau Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Ciawigajah Berkah di Desa Ciawigajah, Kecamatan Beber, Rabu (3/6/26).

 

Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon Dede Sudiono dan Camat Beber Hevazi Aldahary.

 

Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung sistem pengelolaan sampah yang diterapkan TPS 3R Ciawigajah Berkah.

 

Fasilitas tersebut dinilai berhasil mengelola sampah secara optimal sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

 

Wakil Bupati yang akrab disapa Jigus, mengapresiasi Pemerintah Desa Ciawigajah dan pengelola TPS 3R atas keberhasilan mereka mengubah persoalan sampah menjadi sumber manfaat bagi masyarakat.

 

“Pemerintah Kabupaten Cirebon mengapresiasi Pemerintah Desa Ciawigajah dan pengelola TPS 3R Ciawigajah Berkah yang berhasil mengubah persoalan sampah menjadi nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujar Jigus.

 

“Ini merupakan contoh nyata pengelolaan lingkungan yang sejalan dengan peningkatan kesejahteraan warga melalui ekonomi sirkular,” ucapnya.

 

Menurutnya, keberhasilan TPS 3R Ciawigajah menunjukkan bahwa pengelolaan sampah yang didukung manajemen yang baik dan kolaborasi berbagai pihak mampu menciptakan dampak positif bagi lingkungan maupun perekonomian daerah.

 

“Keberhasilan TPS 3R Ciawigajah mengelola hingga 12 ton sampah per hari tanpa residu serta menyerap tenaga kerja lokal dengan upah sesuai UMR Kabupaten Cirebon layak menjadi percontohan bagi desa-desa lain,” tambahnya.

 

“Hal ini membuktikan bahwa dengan pengelolaan yang baik dan kolaborasi yang kuat, sampah dapat menjadi potensi pembangunan daerah,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Kuwu Desa Ciawigajah, Nunung Nurhadi, mengatakan pengelolaan sampah yang dilakukan selama ini bertujuan mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah.

 

“Selama ini masyarakat menganggap sampah sebagai masalah. Namun bagi kami, sampah adalah berkah, karena memiliki banyak manfaat dan mampu membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ujar Nurhadi.

 

Ia menjelaskan, TPS 3R Desa Ciawigajah menerapkan sistem pengelolaan zero waste tanpa meninggalkan residu.

 

Selain menjaga lingkungan, pengelolaan tersebut juga memberikan dampak ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

 

“TPS 3R Desa Ciawigajah menerapkan sistem zero waste tanpa meninggalkan residu. Selain itu, kami mempekerjakan 30 karyawan dengan penggajian yang disesuaikan dengan UMR Kabupaten Cirebon,” tambahnya.

 

Dalam proses pengolahannya, sampah dipilah menggunakan mesin, sehingga menghasilkan berbagai produk yang memiliki nilai manfaat dan nilai ekonomi.

 

“Pengolahan sampah dilakukan menggunakan mesin pemilah yang menghasilkan pupuk organik dan bahan nonorganik bernilai ekonomi. Untuk hasil olahannya, kami telah menjalin kerja sama dengan Indocement dan PLTU Cirebon Power,” jelasnya.

 

Tidak hanya melayani kebutuhan pengelolaan sampah dari Desa Ciawigajah, TPS 3R tersebut juga menerima sampah dari wilayah lain dengan kapasitas pengolahan mencapai 12 ton per hari.

 

“Kami juga menerima sampah dari luar Desa Ciawigajah dengan kapasitas pengolahan mencapai 12 ton per hari. Sampah yang dikelola tidak hanya berasal dari Ciawigajah, tetapi juga dari wilayah lain, termasuk Kabupaten Kuningan,” pungkasnya.

 

Keberhasilan TPS 3R Ciawigajah menjadi contoh penerapan ekonomi sirkular di tingkat desa yang mampu mengintegrasikan pengelolaan lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Cepy)

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *