Dies Natalis Ke-18, FK UGJ Bidik Peningkatan Prestasi Internasional dan Kerjasama Eropa
oplus_2
CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon –Kemeriahan dan rasa syukur menyelimuti perayaan Dies Natalis ke-18 Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (FK UGJ) di halaman kampus FK UGJ, Jalan Terusan Pemuda, Kota Cirebon, Sabtu (11/7/26).
Berlangsung meriah, kegiatan ini tampak dipadati ratusan peserta dari seluruh civitas akademika serta mitra kesehatan.
Rangkaian perayaan hari jadi ini diawali dengan kegiatan senam zumba bersama yang berlangsung energetik dan “pecah”. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan prosesi tasyakuran melalui doa bersama, pemotongan tumpeng ditutup dengan pembagian berbagai doorprize menarik bagi para peserta.
https://ugj.ac.id.
Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) Prof. Dr. H. Mukarto Siswoyo, Drs., M.Si., Rektor UGJ Prof. Dr. Ir. H. Achmad Faqih, S.P., M.M., IPU., CIRR., serta Dekan FK UGJ Dr. dr. H. Catur Setiya Sulistiyana, M.Med.Ed. Turut hadir pula jajaran direktur pascasarjana, sekretaris & bendahara YPSGJ, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, para Kepala Puskesmas se-Kabupaten/Kota Cirebon, pimpinan rumah sakit jejaring, serta dosen dan tenaga kependidikan FK UGJ.
Rektor UGJ Prof. Dr. Ir. H. Achmad Faqih, S.P., M.M., IPU., CIRR., menyampaikan rasa bangga dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran pimpinan FK UGJ.
Di usianya yang ke-18, FK UGJ dinilai telah mencapai kematangan instansi. Puncaknya, pada tahun ke-17 lalu, FK UGJ berhasil meraih prestasi tertinggi dengan meraih predikat Akreditasi “Unggul” yang berlaku selama 5 tahun.
”Ini adalah sebuah anugerah dan kebanggaan yang luar biasa. Saya sangat berterima kasih kepada jajaran pimpinan yang telah membuktikan bahwa FK UGJ mampu berprestasi di antara fakultas kedokteran lainnya. Namun, keunggulan ini harus tetap dipertahankan. Saya mengharapkan seluruh jajaran FK UGJ tetap solid, kompak, dan bergotong royong,” kata Rektor.

Lebih lanjut, Rektor menekankan pentingnya peningkatan kinerja dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu, Pendidikan yang Menghasilkan lulusan dokter yang profesional, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki pengabdian yang tulus kepada masyarakat, melalui Penelitian dan Publikasi mendorong dosen dan SDM untuk aktif menulis karya ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal bereputasi, baik nasional maupun internasional.
Selain itu ia berpesan untuk menghadirkan program nyata yang berdampak langsung pada pembangunan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) dan sekitarnya.
Rektor juga menargetkan FK UGJ untuk semakin memperluas jejaring (networking) internasional. Salah satu langkah nyata yang telah berjalan adalah kolaborasi dengan fakultas kedokteran di Eropa melalui program Erasmus+.
”Fakultas Kedokteran adalah salah satu fakultas yang menjadi mercusuar bertabatnya UGJ. Oleh karena itu, kami tidak akan henti-hentinya memberikan pembinaan, pendampingan, serta menetapkan target capaian di level nasional maupun internasional agar UGJ ke depan semakin maju, jaya, dan bermartabat,” tegas Rektor.

Merespons arahan tersebut, Dekan FK UGJ Dr. dr. H. Catur Setiya Sulistiyana, M.Med.Ed., mengucapkan terima kasihnya atas dukungan penuh dari pihak Rektorat dan Yayasan (YPSGJ).
Ia menegaskan bahwa seluruh target yang diberikan siap dilaksanakan dan sebagian besar bahkan sudah mulai dirintis.
”Apa yang diharapkan oleh Pak Rektor, insya Allah akan kami laksanakan. Semua itu sudah kami upayakan dan rintis demi masa depan FK UGJ yang lebih baik lagi,” ungkap Dr. Catur.
Dr. Catur memaparkan bahwa setelah agenda senam dan tasyakuran hari ini, rangkaian Dies Natalis ke-18 akan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan strategis dan ilmiah, di antaranya, Lomba padel dan tenis meja antar-civitas akademika. Peningkatan Mutu SDM dengan menyelenggarakan In-house training terkait peningkatan mutu layanan bagi tenaga pendidik dan petugas keamanan (security).
Tidak kalah menarik pihaknya juga mengadakan penyelenggaraan konferensi internasional yang bekerja sama dengan Perhimpunan Kedokteran Respirasi Indonesia (PKRI).
Sebagai bentuk rasa sosial yang tinggi, ia pun mengajak serta seluruh jajarannya untuk berbagi kepedulian dengan menyisihkan sebagian rejeki untuk dinikmati bersama kaum dhuafa , anak yatim piatu dan masyarakat sekitar yang dianggap kurang mampu.
Selain itu, FK UGJ juga dipercaya mengadakan in-house training penulisan artikel pengabdian masyarakat untuk seluruh anggota Asosiasi Fakultas Kedokteran Swasta Indonesia (AFKSI).
Terkait kerja sama internasional, Dr. Catur mengonfirmasi bahwa program sains Erasmus+ masih terus berjalan. Bahkan, FK UGJ saat ini mendapatkan kepercayaan besar untuk menggelar kegiatan berskala internasional di mana seluruh biayanya disponsori penuh oleh pihak panitia luar negeri.
Melalui momentum ulang tahun ke-18 ini, FK UGJ semakin memperkuat posisinya bukan hanya sebagai institusi pendidikan kedokteran unggulan di tingkat regional, melainkan juga siap melangkah mantap menuju panggung internasional. (Cepy)
