Kecelakaan Maut di Gronggong Cirebon, Ibu dan Bayi Tewas

0
IMG-20260713-WA0048
Spread the love

CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – Kecelakaan lalu lintas maut kembali terjadi di jalur tengkorak turunan Jalan Raya Cirebon-Kuningan, tepatnya di kawasan Gronggong, Desa Ciperna, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, pada Senin (13/7/2026) sekira pukul 12.30 WIB.

Sebuah truk pengangkut air mineral diduga mengalami rem blong hingga menghantam sejumlah sepeda motor dan sebuah warung di tepi jalan.

Insiden tragis ini mengakibatkan lima orang menjadi korban, di mana dua di antaranya yang merupakan seorang ibu dan bayinya meninggal dunia secara tragis di lokasi kejadian.

Kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9105 UM yang sarat muatan air mineral melaju kencang dari arah Kuningan menuju Kota Cirebon.

Diperoleh informasi, saat memasuki jalanan menurun tajam khas kawasan Gronggong, truk diduga mengalami kendala pada sistem pengereman (rem blong).

Akibat kehilangan kendali, sopir truk tidak mampu menguasai laju kendaraan. Truk kemudian melambung ke jalur yang berlawanan (arah kanan) lalu menyapu beberapa sepeda motor yang sedang melintas, sebelum akhirnya menghantam keras sebuah warung milik warga setempat yang berada di bahu jalan.

Deden, seorang saksi mata yang berada di sekitar lokasi saat kejadian, mengungkapkan situasi mencekam sesaat sebelum kecelakaan terjadi. Ia mengaku sempat mendengar suara benturan yang sangat keras.

“Truk itu kencang sekali dari arah atas (Kuningan). Tiba-tiba masuk ke jalur kanan dan menabrak motor-motor. Sempat terdengar suara dentuman yang sangat keras sekali waktu truk menabrak warung,” kata Deden di lokasi kejadian.

Kecelakaan beruntun ini memakan lima orang korban yang berada di jalur tersebut, Korban Meninggal Dunia Seorang ibu dan bayinya yang tengah berboncengan mengendarai sepeda motor meninggal dunia seketika di tempat kejadian akibat luka berat.

sedang korban Luka Berat Suami (sang ayah) dan anak pertama korban mengalami patah kaki akibat benturan keras untuk Korban Luka Ringan  Pemilik warung di tepi jalan yang terdampak hantaman truk.

Aparat kepolisian dari Satlantas Polresta Cirebon langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi para korban dan mengamankan arus lalu lintas yang sempat mengalami kemacetan panjang.

Kanit 1 Turjawali Satlantas Polresta Cirebon, IPTU Heru Cahyo, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan maut tersebut. Ia mengonfirmasi bahwa seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun luka-luka, telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

“Seluruh korban sudah kami evakuasi ke rumah sakit. Untuk sopir truk, saat ini telah kami amankan di RSUD Gunung Jati Cirebon guna pemeriksaan lebih lanjut,” terang IPTU Heru Cahyo.

Hingga berita ini diturunkan, Unit Gakkum Satlantas Polresta Cirebon masih terus melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti dari kegagalan fungsi rem pada truk tersebut.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada para pengguna jalan, khususnya kendaraan bertonase besar, untuk selalu memeriksa kelaikan kendaraan sebelum melintasi jalur Gronggong yang dikenal memiliki kontur jalanan menurun dan berkelok tajam. (Cepy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *