SMKN 1 Kedawung Gelar MPLS Berbasis Karakter Panca Waluya, Gandeng TNI hingga BNN

0
IMG20260724092236
Spread the love

CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – SMKN 1 Kedawung resmi menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru tahun ajaran baru 2026-2027.

Mengacu pada panduan resmi Dinas Pendidikan Jawa Barat, pelaksanaan MPLS tahun ini dirancang komprehensif untuk membentuk karakter siswa serta mengenalkan lingkungan sekolah secara utuh.

Kegiatan MPLS berlangsung selama enam hari, yakni mulai Rabu, Kamis, Jumat, hingga dilanjutkan pada Senin dan Selasa (15–21 Juli).

Sebanyak 598 siswa baru mengikuti rangkaian acara ini secara intensif dari target awal 600 peserta, lantaran terdapat dua siswa yang mengundurkan diri.

para siswa baru tersebut terbagi ke dalam lima program keahlian utama, yakni Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), Bisnis Ritel (BR), Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB), Desain Komunikasi Visual (DKV), dan Usaha Layanan Pariwisata (ULP).

Untuk diketahui, pada jalur pendaftaran SPMB, jurusan Akuntansi dan Perbankan berada dalam satu naungan pengawasan/keahlian).

Kepala SMK Negeri 1 Kedawung Cirebon,  Christana, S.STPar., MM., melalui Puji Astuti, Wakasek kesiswaan menjelaskan bahwa seluruh susunan materi MPLS merujuk penuh pada petunjuk teknis Disdik Jabar, dengan penekanan kuat pada pembentukan karakter.

Dimana pada hari pertama diisi dengan pengenalan warga sekolah (tenaga pendidik dan kependidikan) oleh tim Humas, pemaparan materi Panca Waluya oleh Kepala Sekolah, serta sosialisasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dari tim Kurikulum.

“Pada hari kedua, fokus pada pembinaan Pembelaan Negara bersama TNI, serta materi Anti-Korupsi lalu hari berikutnya Menggandeng berbagai stakeholder luar, seperti Polres Cirebon Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas kemudian DPPKBP3A, Edukasi Anti-Perundungan (Anti-Bullying) dan pendampingan psikologis,” sebutnya.

Selain itu, lanjutnya, pemateri dari BNN, memberikan edukasi pencegahan dan bahaya narkoba. Edukasi Literasi & Numerasi serta Literasi Keuangan termasuk sesi khusus kolaborasi dengan Bank Indonesia (BI) untuk jurusan Akuntansi usai MPLS.

Puji menegaskan, inti dari MPLS tahun ini adalah penanaman nilai karakter Sunda Panca Waluya, yaitu Cageur, Bageur, Bener, Singer, dan Pinter.

Hal ini, sambungnya, penting mengingat terdapat transisi besar dalam pola pikir dan perilaku siswa dari jenjang SMP ke SMK.

“Penekanan utama kita ada pada karakter, khususnya Panca Waluya. Kami ingin menanamkan adab, etika, dan sopan santun. Perubahan karakter dari SMP ke SMK ini sangat krusial agar siswa siap, tidak hanya secara akademis, tetapi juga secara mental dan moral,” ujar Puji.

Selain pembentukan karakter, SMKN 1 Kedawung juga terus mematangkan kesiapan kerja para siswanya. Berbagai jurusan di sekolah ini mencatatkan prestasi dan daya tarik tinggi, seperti MPLB, DKV, dan Akuntansi yang selalu menjadi favorit pendaftar.

Jurusan DKV bahkan baru saja menembus Lomba Keterampilan Siswa (LKS) tingkat Provinsi Jawa Barat, sementara jurusan Akuntansi langganan menjuarai berbagai perlombaan di tingkat perguruan tinggi seperti UGJ.

Untuk menyalurkan lulusan, SMKN 1 Kedawung memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra industri, termasuk kerja sama dengan LPK Jepang serta perusahaan skala nasional seperti Samudera Indonesia Jakarta.

Bahkan, banyak siswa yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) sudah dilirik dan diminta bekerja sebelum resmi lulus.

“Melalui pelaksanaan MPLS yang terstruktur dan sarat nilai ini, kami berharap para siswa baru mampu beradaptasi dengan cepat, memiliki integritas tinggi, serta siap menyongsong masa depan yang cerah di SMKN 1 Kedawung,” pungkasnya. (Cepy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *