SMKN 1 Mundu Gelar LDDK Berbasis Ketarunaan, Bentuk Karakter Disiplin dan Bermental Baja
CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – SMKN 1 Mundu, Kabupaten Cirebon, resmi menggelar kegiatan Latihan Dasar Disiplin Korps (LDDK) bagi para siswa barunya. Kegiatan rutin tahunan ini mengusung tema “Pendidikan Penguatan Karakter Berbasis Ketarunaan dengan Menjunjung Tinggi Nilai-Nilai Karakter Panca Waluya”.
kepala SMKN 1 Mundu, Sri Handayani, S.Pd.,M.M., melalui Pembina Staf Batalyon SMKN 1 Mundu Cirebon, Sanusi, S.Pd., menjelaskan bahwa agenda ini bertujuan utama membentuk kepribadian siswa agar memiliki karakter yang kuat, tingkat kedisiplinan tinggi, serta mental baja.
Pembentukan karakter ini dinilai sangat penting untuk mendukung pembelajaran di sekolah hingga persiapan memasuki dunia industri dan masyarakat.
“LDDK dilaksanakan selama tiga minggu penuh atau setara 15 hari kerja. Rinciannya, 10 hari pertama diisi materi pelatihan di lapangan dan di dalam ruangan, sedangkan 5 hari berikutnya difokuskan pada persiapan pelantikan,” kata Sanusi, Selasa (4/8/26).
Berbagai materi strategis disajikan dalam kegiatan ini dengan melibatkan beragam instansi eksternal, antara lain, TNI Angkatan Laut (TNI AL), Memberikan pelatihan fisik dan materi Bela Negara. KPAID Kabupaten Cirebon, memberikan edukasi terkait pencegahan aksi perundungan (bullying). Bapas & BNN, mengadakan penyuluhan bahaya dan pencegahan narkoba. Puskesmas menyampaikan materi seputar kesehatan remaja juga Instansi Teknis terkait pelatihan teknik dasar berenang, mengingat para siswa dipersiapkan sebagai calon tenaga kerja di bidang kelautan.
Pada tahun ajaran ini, kegiatan LDDK diikuti oleh sekitar 670 siswa yang terbagi ke dalam 21 rombongan belajar (rombel), dengan kuota 32 siswa per kelas sesuai standar SMK Pusat Keunggulan.
Seluruh rangkaian kegiatan ini dijadwalkan berakhir pada puncaknya saat acara pelantikan yang digelar 20 Agustus mendatang.
Kegiatan LDDK ini mendapat respons positif dari pihak eksternal. Salah satu pemateri dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Cirebon, Reno Sukriano, mengapresiasi langkah SMKN 1 Mundu dalam membekali para taruna-taruninya.
Reno menekankan bahwa pemahaman mengenai batasan hukum dan perundungan sangat krusial bagi remaja masa kini agar mereka paham membedakan mana perilaku yang melanggar aturan dan mana yang tidak.
“Melalui edukasi ini, para siswa diharapkan bisa lebih taat aturan sehingga praktik bullying di SMKN 1 Mundu dapat ditekan hingga tidak ada lagi. KPAID memiliki peran penting dalam pembentukan mental dan moralitas peserta didik sebagai penerus bangsa,” ungkap Reno di sela-sela kegiatan. (Cepy)
