Tangis Dini Hari di Pos Kamling, Bayi Tampan Dibuang Dalam Tas Resleting Berhasil Diselamatkan Warga
CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – Suasana dingin Minggu (9/8/2026) pagi di Desa Jadimulya, Kecamatan Gunung Jati, berubah haru bercampur pilu.
Sebuah kantong biru beresleting yang tergeletak di Pos Kamling depan kantor desa setempat ternyata berisi seorang bayi laki-laki mungil yang baru berusia beberapa jam, sengaja ditinggalkan oleh orang tuanya.
Peristiwa memilukan ini terungkap sekitar pukul 05.00 WIB. Sopiyah (60), seorang penjual serabi warga setempat, curiga melihat kantong berwarna biru yang bergerak-gerak di pos ronda.
Tak lama kemudian, sayup-sayup terdengar suara tangisan bayi dari dalam tas tertutup tersebut.
Bersama warga lain, kantong itu pun dibuka. Betapa terkejutnya mereka saat mendapati sesosok bayi laki-laki bernapas di dalamnya dengan kondisi tali pusar sudah terpotong tanpa ari-ari.
Warga yang iba, Nengsih (55), dengan penuh kasih sayang langsung mengangkat, membersihkan, dan memakaikan pakaian hangat kepada bayi tak berdosa itu sebelum melapor ke Bidan Desa dan Layanan Polisi 110.
Menerima laporan darurat, personel Polsek Gunung Jati dan Polres Cirebon Kota bergerak cepat ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta memastikan keselamatan sang bayi.
Saat ini, bayi dengan berat 3,1 kilogram dan panjang 49 sentimeter tersebut sudah berada dalam perawatan intensif di RS Gunung Jati Cirebon dan dipastikan dalam kondisi sehat.
Pihak kepolisian bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Cirebon kini tengah menyelidiki identitas orang tua yang tega membuang darah dagingnya sendiri.
Kapolsek Gunung Jati AKP Muchammad Qomaruddin mengarahkan anggotanya untuk mengusut tuntas kasus ini dengan tetap mengedepankan pendekatan kemanusiaan.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengapresiasi kepekaan warga dan mengimbau siapapun yang berada dalam kesulitan agar tidak mengorbankan keselamatan bayi. (Cepy)
