Potensi Investasi Berbasis Budaya, DPMPTSP Kota Cirebon Sambut Workshop Topeng Ratusan Siswa Asal Bogor

0
oplus_2

oplus_2

Spread the love

CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cirebon menyambut positif gelaran workshop melukis topeng yang diikuti ratusan siswa-siswi SMA BPK Penabur Kota Wisata Bogor di Keraton Kasepuhan, Kota Cirebon, Kamis (3/9/26).

 

Kegiatan kolaboratif ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menggali serta mengembangkan potensi investasi berbasis budaya dan pariwisata berkelanjutan.

 

Kepala DPMPST Kota Cirebon, Icip Suryadi melalui Kepala Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal DPMPTSP Kota Cirebon, Uni Wahyuni, S.Kep.Ners., M.H., menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang memfasilitasi acara tersebut, termasuk pihak Keraton Kasepuhan dan Sanggar Wijaya Kusuma pimpinan Raden Yadi.

 

“Terima kasih banyak atas terselenggaranya workshop topeng yang diikuti oleh 233 peserta dari SMA Kristen Penabur Kota Wisata Bogor. Saya harapkan acara ini bisa menarik perhatian para investor untuk menanamkan modalnya kepada pembatik maupun pelaku usaha topeng di Kota Cirebon agar lebih maju,” kata Uni.

 

Uni menambahkan, pengembangan ekosistem seni dan budaya ini diyakini mampu melestarikan warisan tradisi Cirebon sekaligus memberikan dampak ekonomi positif, baik pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun kesejahteraan masyarakat sekitar Keraton Kasepuhan.

 

Dukungan senada disampaikan Camat Lemahwungkuk, Catur Wulan Anggraeni, S.IP., M.M. Ia menyambut hangat kedatangan para pelajar dari Kabupaten Bogor tersebut dan berharap kunjungan ini tak sekadar menjadi ajang belajar, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap tradisi lokal.

 

“Alhamdulillah, selamat datang dan terima kasih kepada SMA Penabur Kota Wisata. Kehadiran siswa-siswi di sini tidak hanya untuk belajar, tapi juga mencintai dan melestarikan budaya Cirebon. Harapannya nanti pulang bisa membawa kenangan terbaik untuk diceritakan ke keluarga dan teman-teman,” ungkap Catur.

 

Catur menjelaskan bahwa Kecamatan Lemahwungkuk memiliki beragam objek wisata unggulan, mulai dari wisata sejarah dan budaya seperti Keraton Kasepuhan dan Keraton Kanoman, hingga wisata bahari Kejawanan di kawasan pesisir.

 

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor antara DPMPTSP, Disbudpar, dan pihak keraton menjadi kunci utama mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke Kota Cirebon.

 

Sementara itu, antusiasme tinggi dirasakan langsung para peserta. Felicia, siswi kelas 12 SMA BPK Penabur Kota Wisata Bogor, mengaku takjub dengan ragam peninggalan sejarah dan budaya Cirebon, terlebih saat mendapat kesempatan mempraktikkan langsung seni melukis topeng.

 

“Senang banget, soalnya sebelumnya belum pernah. Ini experience baru bagi saya. Cirebon ternyata sudah sangat modern tapi masih menjaga unsur-unsur tradisionalnya, dan menurut saya itu sangat unik,” kata Felicia penuh kesan. (Cepy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *