SDN Guntur Gelar Pesta Siaga dan Perkemahan Penggalang, Bentuk Karakter Mandiri di Era Digital

0
Oplus_131072

Oplus_131072

Spread the love

CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – Gugus Depan 03.071-03.072 Pangkalan SDN Guntur, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, sukses menggelar rangkaian kegiatan Pesta Siaga dan Perkemahan Penggalang selama dua hari, Kamis hingga Jumat.

Mengusung tema “Pramuka Ceria, Mandiri, Berprestasi, dan Berkarakter di Era Digital”, kegiatan ini berlangsung di lingkungan SDN Guntur, Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

Kepala SDN Guntur sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), Aninditto, M.Pd., menyampaikan bahwa perkemahan ini dirancang untuk membina sekaligus membentuk mentalitas para siswa agar siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai luhur kepramukaan.

Anindito menyampaikan bahwa perkemahan dua hari tersebut menggabungkan dua tingkatan Pramuka secara berkesinambungan.

“Hari ini merupakan kegiatan terakhir dari rangkaian perkemahan dua hari, sejak Kamis hingga Jumat. Pada hari Kamis diawali dengan kegiatan Pesta Siaga, kemudian dilanjutkan dengan perkemahan Penggalang hingga hari ini,” kata Anindito, Jumat (25/9/26) pagi.

Adapun tujuan utama dari penyelenggaraan perkemahan ini, lanjutnya, adalah untuk menanamkan nilai-nilai dasar kepramukaan sejak dini kepada para peserta didik.

“Tujuan kegiatan ini adalah membangun karakter anak, bagaimana mereka belajar berani, mandiri, bertanggung jawab, dan disiplin. Selama dua hari, materi yang diberikan meliputi pengetahuan kepramukaan serta uji ketangkasan. Sebagai bentuk apresiasi, kami juga memberikan penghargaan bagi regu atau kelompok terbaik,” jelasnya.

Rangkaian acara ditutup dengan momen haru dan berkesan pada hari kedua. Pihak sekolah menggelar upacara pelantikan bagi tiga anggota Penggalang yang telah berhasil menyelesaikan Syarat-Syarat Kecakapan Umum (SKU).

Prosesi pelantikan ini disaksikan langsung oleh para orang tua siswa yang diundang secara khusus.

Sebagai simbol apresiasi dan pengukuhan, dilakukan pula prosesi penyiraman air bunga kepada para peserta didik yang dilantik.

Anindito berharap pengalaman selama perkemahan dapat memberikan dampak positif yang panjang bagi kehidupan sehari-hari para siswa.

“Semoga kegiatan ini memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak. Nilai-nilai kemandirian, tanggung jawab, dan kedisiplinan ini diharapkan tidak hanya diterapkan di sekolah, tetapi juga dalam kehidupan mereka sehari-hari di lingkungan masyarakat,” pungkasnya. (Cepy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *