Ratusan Anak SD dan Balita Tumbang Diduga Keracunan Makanan, Pemkot Cirebon Bergerak Cepat

0
IMG_20261021_10545949
Spread the love

CIREBONWARTANEWS.COM, Cirebon – Suasana di Kota Cirebon mendadak gempar pada Selasa (20/10/2026). Sekitar 100 anak yang terdiri dari siswa SDN Kalijaga, SDN Taman Kalijaga Permai, TK Teratai, hingga balita di Posyandu (PM3B) mendadak mengeluhkan mual hebat dan pusing usai menyantap makanan.

Peristiwa mengerikan ini langsung memicu respons kilat dari Pemerintah Kota Cirebon, Forkopimda, hingga Badan Gizi Nasional (BGN).

Para korban dilarikan ke empat rumah sakit besar, yakni RSUD Gunung Jati, RS Ciremai, RS Siloam, dan RS Cahaya Bunda demi menyelamatkan nyawa buah hati Cirebon.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menegaskan penanganan dilakukan secara maraton.

“Kami bergerak secepat mungkin demi keselamatan anak-anak kita. Alhamdulillah, tim medis merawat mereka dengan baik. Tidak ada korban kritis, sebagian besar membaik dan beberapa sudah diperbolehkan pulang,” tegas Effendi Edo.

Tak tinggal diam, Kepala KPPG Cirebon, Julian S., menyatakan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani hingga 2.500 porsi per hari langsung di-suspend (dihentikan sementara) sejak Selasa malam.

“Mulai malam ini resmi kami suspend, Sampel makanan, termasuk telur puyuh, sudah dikirim ke laboratorium untuk membongkar penyebab pasti keracunan ini,” ujar Julian.

BGN juga memastikan seluruh biaya pengobatan dan perawatan para korban di rumah sakit ditanggung penuh 100% tanpa dipungut biaya sepeser pun. (Cepy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *