Puncak Bulan Inklusi Keuangan 2026, Kepala BKPSDM Kota Cirebon Terima Apresiasi OJK

0
Oplus_131072

Oplus_131072

Spread the love

CIREBONWARTANEWS.COM, Cirebon – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cirebon, Suwarso Budi Winarno, A.P., menerima penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Tokoh Penggerak dan Pendukung Literasi, Inklusi, dan Waspada Kejahatan di Sektor Keuangan di Kota Cirebon Tahun 2026.

 

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian kegiatan Puncak Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Cirebon, Sabtu (31/10/2026), dan diserahkan oleh Kepala OJK Cirebon, Agus Muntolib.

 

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi dan dukungan dalam mendorong peningkatan literasi serta inklusi keuangan, sekaligus membangun kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai bentuk kejahatan di sektor keuangan.

 

Suwarso memaknai penghargaan tersebut bukan semata-mata sebagai pencapaian pribadi, melainkan sebagai pengakuan atas totalitas kerja seluruh keluarga besar BKPSDM Kota Cirebon di bawah arahan Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekretaris Daerah.

 

“Terus terang, penghargaan ini bukan saya maknai sebagai pencapaian pribadi. Ini adalah apresiasi untuk seluruh keluarga besar BKPSDM Kota Cirebon yang selama ini bekerja bersama, di bawah arahan dan kebijakan Bapak Wali Kota, Wakil Wali Kota, serta Sekretaris Daerah,” ungkapnya.

 

Menurutnya, membangun ASN yang berkualitas tidak cukup hanya dengan meningkatkan kompetensi dan kinerja. Ada hal lain yang tidak kalah penting, yaitu bagaimana ASN mampu menjaga kehidupan dan kesehatan keuangan keluarganya.

 

“Saya ingin ASN Kota Cirebon tidak hanya semakin kompeten dalam bekerja, tetapi juga semakin bijak dalam mengelola keuangan. Jangan sampai penghasilan yang kita peroleh dengan bekerja keras justru habis karena keputusan keuangan yang keliru. Apalagi sampai terjerumus dalam judi online, pinjaman ilegal, atau praktik lain yang bisa merugikan diri sendiri dan keluarga,” tuturnya.

 

Ia berharap kesadaran menjaga kesehatan finansial menjadi bagian dari budaya ASN. Sebab, persoalan keuangan pribadi dapat berdampak pada ketenangan, konsentrasi, bahkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

 

“Harapan saya, kita semua bisa saling mengingatkan. Mari jaga diri, jaga keluarga, dan jaga integritas. Karena ASN yang sejahtera secara finansial akan lebih tenang dalam bekerja, lebih fokus memberikan pelayanan, dan lebih kuat menjaga amanah yang diberikan masyarakat,” tambahnya.

 

Menurut Suwarso, literasi dan inklusi keuangan harus menjadi bagian dari pembangunan sumber daya manusia aparatur. ASN tidak hanya dituntut profesional dalam pekerjaan, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam perilaku dan pengambilan keputusan di kehidupan sehari-hari.

 

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi BKPSDM untuk terus memperkuat pembinaan ASN melalui peningkatan kompetensi, kinerja, karakter, dan integritas.

 

Melalui kolaborasi dengan OJK dan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan terwujud ASN Kota Cirebon yang semakin berkualitas, sejahtera, dan mampu memberikan pelayanan publik secara profesional. (Cepy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *