Rutan Cirebon Gaet DKUKMPP Kota Cirebon Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan Lewat Anyaman Rotan Sintetis
CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cirebon resmi menjalin kerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon. Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait kegiatan pembinaan kemandirian warga binaan di bidang handicraft anyaman rotan sintetis Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Rutan Kelas I Cirebon, Jalan Benteng, Kota Cirebon.
Penandatanganan kerja sama ini dilakukan langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Cirebon, Jonson Manurung, bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala DKUKMPP Kota Cirebon, Gandi, dengan disaksikan oleh jajaran pejabat dari kedua belah pihak.
Kepala Rutan Kelas I Cirebon, Jonson Manurung, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat program pembinaan kemandirian melalui pengembangan keterampilan produktif, khususnya kerajinan anyaman rotan sintetis.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap para warga binaan dapat memperoleh pengetahuan, keterampilan, serta pengalaman praktis dalam menghasilkan produk kerajinan yang berkualitas, memiliki nilai guna, sekaligus berdaya saing secara ekonomi,” ujar Jonson.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, rombongan DKUKMPP Kota Cirebon juga melakukan peninjauan langsung ke area pembinaan kemandirian serta blok hunian Rutan Cirebon.
Kunjungan ini bertujuan untuk melihat dari dekat sarana, prasarana, serta aktivitas pembinaan keterampilan yang tengah dijalankan oleh para warga binaan.
Peninjauan lapangan tersebut sekaligus menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mendukung keberlanjutan program pembinaan agar semakin produktif dan berkesinambungan.
Melalui sinergi strategis ini, Rutan Kelas I Cirebon terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang tidak hanya membekali warga binaan dengan keahlian teknis, tetapi juga mempersiapkan mereka menjadi individu yang mandiri dan siap berkontribusi secara positif saat kembali ke tengah masyarakat kelak. (Cepy)
