Rotasi Mutasi Dinilai Obyektif, Paguyuban Pelangi Dukung Langkah Walikota Cirebon Tata Ulang Jabatan ASN

0
IMG20260505175753
Spread the love

CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – Kebijakan rotasi dan mutasi besar-besaran di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon di bawah kepemimpinan Walikota Effendi Edo mendapatkan respons positif dari berbagai elemen masyarakat.

 

Salah satunya datang dari Paguyuban Pelangi, komunitas kemasyarakatan yang dikenal vokal dalam mengawal kebijakan publik di Kota Udang tersebut.

 

Juru bicara Paguyuban Pelangi, Hetta Mahendrati Latu Meten, menyatakan bahwa langkah yang diambil Walikota merupakan bentuk nyata dari perbaikan tata kelola pemerintahan.

 

Menurutnya, mutasi kali ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menerapkan prinsip merit system serta menempatkan pejabat berdasarkan profesionalitas dan kesesuaian Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi).

 

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak Walikota atas langkah strategis ini. Kebijakan ini adalah jawaban atas tantangan penempatan pejabat yang selama ini kerap dianggap belum berbasis kompetensi,” kata Hetta kepada awak media di salah satu Hotel kawasan Kejaksan, Kota Cirebon, Selasa (5/5/26).

 

Hetta mengenang bagaimana sebelumnya masyarakat merasa diabaikan, terutama saat perjuangan melawan kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dianggap tidak adil.

 

Namun, dengan kepemimpinan saat ini, ia merasa pemerintah mulai hadir di tengah masyarakat.

 

Secara khusus, Paguyuban Pelangi juga memberikan penghargaan terhadap penempatan sosok-sosok berintegritas.

 

“Di antaranya adalah Bapak Iing Daiman sebagai Sekretaris Daerah dan Bapak Arif Kurniawan sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD),” sebut Meta.

 

“Pak Arif, misalnya, adalah sosok yang berani menghadapi aspirasi masyarakat secara langsung saat isu PBB memanas dulu. Beliau menampung aspirasi kami dengan baik. Keduanya adalah aset terbaik daerah yang telah teruji dedikasinya,” tambahnya.

 

Di sisi lain, anggota Paguyuban Pelangi lainnya, Hendrawan, menekankan bahwa rotasi ini merupakan langkah awal yang harus dibuktikan dengan kinerja nyata.

 

Ia menegaskan pentingnya prinsip the right man on the right place untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik yang sebelumnya dirasa kurang maksimal.

 

“Ini baru langkah awal. Yang kami perlukan adalah bagaimana kinerja mereka ke depannya. Kami dari Paguyuban Pelangi akan terus memantau dan mengawasi. Kami menagih janji transparansi dan keterbukaan di setiap sektor pelayanan publik yang pernah disampaikan Walikota,” tegas Hendrawan.

 

Pihaknya berharap, dengan ASN yang kini diposisikan sesuai keahliannya, marwah aparatur negara sebagai pelayan masyarakat dapat kembali tegak. (Cepy)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *