Bidik Pemain Asing, PSIT Cirebon Targetkan Lolos Liga Nasional
CIREBONWARTANEWS.COM, Cirebon – Langkah serius diambil oleh PSIT Cirebon demi membangkitkan kembali kejayaan sepak bola di wilayah Cirebon.
Jajaran manajemen PSIT belum lama ini telah melakukan kunjungan silaturahmi ke Graha Persib Bandung. Hal tersebut disampaikan Presiden PSIT Cirebon, Asep Sholeh Fakhrul Insani, Jumat (15/5/26).
Dikatakan Asep, kunjungan tersebut menjadi langkah awal strategis untuk menjalin sinergi dalam tata kelola klub profesional dan pembinaan pemain usia muda.
Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat. Presiden PSIT Cirebon, Asep Sholeh, hadir langsung bersama jajaran manajemen dan disambut hangat oleh Komisaris Persib Bandung, H. Kuswara, beserta manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB). Sebagai simbol persahabatan, kedua belah pihak turut saling bertukar jersi klub.
Presiden PSIT Cirebon menyatakan bahwa Persib Bandung merupakan role model yang ideal dalam hal kematangan manajerial klub di Jawa Barat.
“Kita belajar sama Persib Bandung. Kita ingin PSIT Cirebon juga berkembang seperti Persib. Mereka sama-sama di Jawa Barat, tapi sudah lebih dulu memperbaiki manajerial dan memberikan konsep yang matang untuk masa depan. Alhamdulillah, manajemen Persib menyambut baik dan siap selalu sharing untuk kemajuan PSIT,” kata Asep Sholeh.
Asep menambahkan, langkah awal yang fokus digarap saat ini adalah membenahi keutuhan manajemen klub, mempersiapkan anggaran (ongkos) kompetisi yang matang, serta memperluas jaringan atau networking di kancah sepak bola nasional.
Salah satu poin penting dalam transformasi PSIT Cirebon adalah memperbanyak pembinaan usia dini.
Menurut Asep, kematangan pemain profesional harus dibentuk sejak awal. Oleh karena itu, PSIT akan membuka banyak akademi sepak bola di wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon.
“Kita buka akademi banyak di Kabupaten dan Kota Cirebon untuk mencari potensi-potensi pemain bola terbaik. Kita siapkan akademinya, melebarkan sayap, dan berjejaring. Harapannya, ke depan putra-putra daerah dari akademi ini bisa bermain di klub-klub profesional, terutama di PSIT sebagai wadah utamanya,” jelasnya.
Saat ini, PSIT Cirebon masih berkompetisi di Liga 4 Jawa Barat (Liga Provinsi). Namun, manajemen memasang target tinggi untuk bisa naik kasta ke kompetisi nasional pada musim depan.
Untuk mendongkrak performa tim, PSIT Cirebon berencana melakukan seleksi ketat bagi talenta lokal serta tidak menutup kemungkinan mendatangkan pemain dari luar daerah demi menyuntikkan kedisiplinan dan meningkatkan kualitas tim.
Saat ditanya mengenai nama-nama pemain yang dibidik, Asep masih memilih untuk merahasiakannya.
“Untuk bidikan pemain baru demi target juara, beberapa sudah kita targetkan. Tapi saya masih belum berani mengatakan, karena biasa di transfer market kalau bocor nanti bisa bahaya. Harapan saya, PSIT semakin berkembang, maju, dan kembali ke masa kejayaannya dulu untuk bisa masuk ke Liga 2 atau Liga 1 Nasional,” harap Asep.
Terpisah, Komisaris Persib Bandung, H. Kuswara, menyambut positif inisiatif dan kunjungan dari manajemen PSIT Cirebon. Ia menilai kolaborasi antar-klub daerah merupakan salah satu kunci kemajuan sepak bola nasional.
“Kami sangat terbuka untuk kerja sama ke depan, terutama dalam pembinaan pemain muda. Ini bagian dari kontribusi bersama untuk memajukan sepak bola Indonesia,” ucap Kuswara.
Melalui pertemuan ini, hubungan antara PSIT Cirebon dan Persib Bandung diharapkan semakin erat, sekaligus menjadi langkah konkret dalam mencetak talenta-talenta muda berbakat dari daerah menuju panggung sepak bola nasional. (Cepy)
