Idul Adha di Rutan Cirebon, Jonson Manurung : Momentum Refleksi dan Pembinaan Spiritual Warga Binaan
CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Cirebon berlangsung dengan penuh khidmat. Perayaan hari besar keagamaan ini dimanfaatkan secara optimal oleh pihak rutan sebagai momentum pembinaan spiritual bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) agar dapat memperbaiki diri selama menjalani masa hukuman.
Kepala Rutan Kelas I Cirebon, Jonson Manurung, menyampaikan bahwa pelaksanaan salat Idul Adha diikuti oleh ratusan warga binaan beserta petugas yang beragama Islam. Mengingat kapasitas area yang terbatas, pelaksanaan salat dilakukan dengan pembatasan kuota jamaah.
“Dari total 623 warga binaan, sekitar 300 warga binaan bersama petugas muslim mengikuti salat Idul Adha. Karena kapasitas tempat terbatas, jadi dilaksanakan secara perwakilan,” kata Jonson Manurung, Rabu (27/5/26).
Jonson menuturkan bahwa Hari Raya Idul Adha menjadi momen krusial untuk menanamkan nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, dan introspeksi diri kepada para warga binaan.
Menurutnya, masa pidana yang sedang dijalani diharapkan dapat menjadi sebuah proses pembelajaran hidup yang berharga agar mereka berkomitmen untuk tidak kembali melakukan pelanggaran hukum di masa depan.
“Harapannya selama menjalani pidana ini menjadi proses pembersihan diri. Mereka sudah membayar mahal atas kesalahan yang dilakukan dengan harus berpisah dari keluarga. Mudah-mudahan setelah bebas nanti bisa kembali ke masyarakat menjadi pribadi yang lebih baik,” harapnya.
Dalam perayaan Idul Adha tahun ini, Rutan Kelas I Cirebon juga menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban.
Kegiatan ini mengedepankan sinergi dan kolaborasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) setempat serta melibatkan langsung para warga binaan dalam prosesnya.
Untuk tahun ini, pihak rutan menyiapkan sebanyak sembilan ekor domba untuk disembelih. Jonson tidak memungkiri bahwa jumlah hewan kurban kali ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
“Untuk tahun ini ada sembilan ekor domba yang dipotong. Mungkin karena kondisi ekonomi saat ini sehingga jumlah hewan kurban sedikit berkurang dibanding tahun lalu,” ungkap Jonson.
Mengenai teknis penyaluran, seluruh daging kurban yang telah dibersihkan nantinya akan didistribusikan secara merata kepada Warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas I Cirebon, petugas rutan yang berdinas dan masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan Rutan.
Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap nilai-nilai kepedulian sosial dapat tetap tertanam kuat.
“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan daging kurban yang dibagikan dapat memberikan manfaat serta kebahagiaan bagi warga binaan, petugas, maupun masyarakat sekitar,” pungkasnya. (Cepy)
