Sentil Pemkot Cirebon, Dani Jaelani : Percuma Galak Nagih Pajak Kalau Ngelolanya Nggak Amanah

0
WA_1784248686782
Spread the love

CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon menggandeng Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menagih pajak mendapat kritik pedas dari Ketua GM FKPPI sekaligus Ketua Payung Suci Cirebon, Dani Jaelani.

Dani menilai aksi galak menagih pajak di lapangan sangat kontras dengan buruknya tata kelola keuangan di internal pemerintahan.

“Di depan negara nagih pajak bawa-bawa kejaksaan, polisi, TNI. Tapi di belakang, rakyat melihat uang pajaknya ‘hilang’ di proyek fiktif, markup anggaran, hingga bansos salah sasaran. Percuma nagih galak kalau ngelolanya nggak amanah!” cetus Dani.

Dani menyoroti tiga masalah utama, diantaranya, minimnya transparansi, tebang pilih (UMKM dikejar, konglomerat nunggak bisa “diatur”), serta kurangnya asas manfaat karena jalanan masih bolong dan fasilitas publik reot meski pajak terus ditarik.

Sebagai solusi, ia menawarkan konsep Sinergi 3 Pilar untuk membenahi Kota Cirebon, yakni, Pertama, Pemkot harus sadar itu uang amanah, wajib dikelola transparan dan hemat. Kedua,  DPRD Harus sadar mereka wakil rakyat, bukan “wakil proyek” yang ikut bancakan anggaran serta ketiga Masyarakat tertib membayar pajak tepat waktu sekaligus berani kritis mengawal penggunaannya.

“Kalau tiga pilar ini jalan bersama Pemkot jujur, DPRD ketat mengawasi, rakyat tertib bayar Kota Cirebon pasti bisa bangun lebih cepat tanpa utang dan korupsi,” pungkasnya. (Cepy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *