Tantan Sulthon Nahkodai PWI Jabar Periode 2026 -2031

0
IMG-20260814-WA0041
Spread the love

CIREBONWARTANEWD.COM, Bandung – Tantan Sulthon terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat periode 2026-2031 setelah meraih kemenangan telak dalam Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Jabar 2026 di Hotel Horison, Kota Bandung, Rabu (12/8/2026).

 

Dalam pemilihan tersebut, Tantan Sulthon bersaing dengan H. Hardiansyah. Dari total 699 suara, Tantan memperoleh 444 suara, Hardiansyah 247, 2 abstain, dan 6 tidak sah. Sedangkan yang tidak menggunakan hak suara dari jumlah DPT 755 sebanyak 56 suara.

 

Untuk Dewan Kehormatan dilakukan secara aklamasi kepada H. Olan P. Shibarani. DK pun akan mengawal dan mendukung semua program Ketua terpilih.

 

Kemenangan tersebut sekaligus menempatkan Tantan sebagai nahkoda baru PWI Jabar untuk lima tahun ke depan. Dalam pencalonannya, Tantan menawarkan konsep “PWI Jabar Istimewa” sebagai arah kepemimpinannya.

 

Konsep tersebut menitikberatkan pada penguatan organisasi, peningkatan kapasitas, perlindungan profesi, serta kesejahteraan wartawan di Jawa Barat. Gagasan tersebut dituangkan dalam visi, lima pilar utama, dan sembilan misi strategis.

 

Sejumlah agenda yang menjadi prioritas antara lain peningkatan kompetensi wartawan, perlindungan profesi, penguatan kesejahteraan, adaptasi terhadap perkembangan teknologi, serta penguatan organisasi PWI di tingkat kabupaten dan kota.

 

Dalam visi yang disampaikannya, Tantan ingin menjadikan PWI Jabar sebagai organisasi pers yang kuat, profesional, terlindungi, sejahtera, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

 

Selain memperkuat organisasi, kepemimpinan baru PWI Jabar diharapkan mampu menghadirkan manfaat yang lebih nyata bagi para wartawan di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.

 

sementara itu, Konferprov tersebut dibuka Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, dan ditutup Wakil Gubernur Erwan Setiawan, unsur Forkopimda Jawa Barat, perwakilan dari PWI Pusat, IKWI pusat, provinsi dan daerah.

 

Wakil Bidang Organisasi PWI Pusat, Zulkifli Gani Otoh, menambahkan, PWI Pusat saat ini telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk memfasilitasi program Reaktivasi Kartu Tanda Anggota (KTA). Program ini ditujukan untuk memudahkan pemulihan status keanggotaan bagi para wartawan yang kartunya telah gugur atau mati sebelum tahun 2026.

 

“Prinsip kami di Pengurus Pusat adalah memelihara anggota, bukan mematikan keanggotaan. Satgas yang dibentuk siap memproses pemulihan KTA agar hak-hak wartawan tetap terlindungi,” tegasnya.

 

Ia juga menggarisbawahi aturan organisasi terkait perpanjangan maupun peningkatan status keanggotaan di daerah. Apabila permohonan anggota dari tingkat Kabupaten/Kota maupun Kota Bandung mengalami hambatan di tingkat Pengurus Provinsi, anggota diberikan ruang resmi untuk menyurat langsung ke Dewan Kehormatan Provinsi (DKP). DKP nantinya berwenang menegur pengurus daerah atau bahkan mengusulkan langsung proses perpanjangan tersebut ke Pengurus Pusat. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *