Kemenhaj Kabupaten Cirebon Pastikan Seluruh Tahapan Pemberangkatan Haji 2026 Berjalan Lancar

0
IMG-20260511-WA0028-1536x1335
Spread the love

CIREBONWARTANEWS.COM, Cirebon – Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) dan Umrah Kabupaten Cirebon, H. Ahmad Khotib Haryanto, S.Ag., M.Pd.I, memastikan bahwa proses pemberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Cirebon tahun 1447 H / 2026 M berjalan sesuai jadwal. Hal tersebut disampaikan oleh H. Ahmad Khotib Haryanto, S.Ag., M.Pd.I., Plh Kemenhaj Kabupaten Cirebon, Senin (11/5/26).

Ahmad menyampaikan, meski situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah saat ini tengah memanas, hal tersebut dipastikan tidak mengganggu jalannya ibadah rukun Islam kelima tersebut.

Ahmad Khotib menegaskan bahwa hingga saat ini seluruh tahapan pemberangkatan berjalan tanpa kendala berarti. Koordinasi intensif terus dilakukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan para jemaah.

“Alhamdulillah, pemberangkatan jemaah haji tahun 2026 ini tidak ada kendala. Meski ada konflik di Timur Tengah, proses pemberangkatan jemaah haji hingga hari ini terpantau lancar,” kata H. Ahmad Khotib Haryanto.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Cirebon tahun ini tersebar di berbagai kecamatan. Ahmad Khotib merinci bahwa terdapat beberapa wilayah yang menyumbang jumlah jemaah cukup signifikan.

Kecamatan Astanajapura & Arjawinangun menjadi penyumbang jemaah terbanyak dengan total sekitar 200 orang, Kecamatan Plumbon tercatat memberangkatkan lebih dari 100 orang dan  Kecamatan Lainnya tersebar merata di wilayah Kabupaten Cirebon.

Kesiapan dokumen, kesehatan, dan pembekalan manasik bagi para jemaah tersebut dilaporkan telah rampung 100%, sehingga mereka kini tinggal fokus pada pelaksanaan ibadah di tanah suci.

Pihak Kemenhaj Kabupaten Cirebon juga menitipkan pesan bagi seluruh umat Muslim Indonesia yang berkesempatan berangkat tahun ini.

Ahmad Khotib berharap kondisi fisik dan mental jemaah tetap terjaga di tengah cuaca dan situasi di Arab Saudi.

“Semoga para jemaah haji, baik dari Kabupaten Cirebon maupun dari daerah lain, diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah. Kami berharap mereka bisa kembali ke tanah air dengan selamat, berkumpul lagi bersama keluarga tercinta, dan meraih predikat haji yang mabrur dan mabrurah,” pungkasnya.

Pihak Kemenhaj akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan berkoordinasi dengan pusat serta otoritas terkait guna memastikan keselamatan jemaah hingga masa kepulangan nanti. (Cepy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *