Lantik 20 Dokter Baru, Ketua YPSGJ Pesan Kedepankan Senyum dan Empati dalam Menolong Nyawa
CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ), Prof. Dr. H. Mukarto Siswoyo, Drs., M.Si.. memberikan pesan mendalam kepada 20 lulusan dokter baru dalam prosesi Sumpah Dokter ke-30 Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (FK UGJ), Selasa (12/5).
Puluhan dokter baru tersebut merupakan lulusan yang berhasil melewati Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) periode Februari 2026.
Dalam sambutannya, Ketua YPSGJ menyoroti tantangan nyata dalam sistem pelayanan kesehatan saat ini. Ia menekankan bahwa dunia medis tidak boleh sekadar dipandang sebagai sektor bisnis, melainkan harus kembali pada esensi kemanusiaan.
“Kita sering menyaksikan korban kecelakaan di jalan raya hanya menjadi tontonan tanpa penanganan cepat karena terbentur aturan administrasi. Seharusnya, keselamatan nyawa di perjalanan menuju rumah sakit menjadi prioritas utama melalui pertolongan pertama yang tanpa hambatan,” katanya.
Ia berharap para dokter baru FK UGJ kelak mampu menjadi pengambil keputusan yang membawa perubahan signifikan dalam menyederhanakan sistem layanan kesehatan yang masih dianggap rumit.
“Anak-anakku, jadilah dokter yang melayani dengan senyum dan empati. Tugas kalian sangat mulia, yaitu menyelamatkan nyawa manusia. Tingkatkan terus semangat dan kualitas layanan kesehatan di mana pun kalian bertugas nanti,” pesannya.
Suasana haru menyelimuti ruangan saat Ketua YPSGJ menyapa para orang tua lulusan.
Melalui tayangan video perjuangan mahasiswa, ia mengapresiasi pengorbanan panjang yang telah dilalui keluarga hingga putra-putri mereka resmi menyandang gelar dokter profesional.
“Hari ini adalah awal dari pengabdian panjang. Ada yang akan terus berjuang hingga masa tua, bahkan ada yang mendedikasikan ilmunya di pelosok atau pesantren. Ingatlah perjuangan orang tua kalian yang telah mengantarkan hingga ke titik ini,” pungkasnya.
Prosesi Sumpah Dokter ke-30 ini menjadi bukti komitmen FK UGJ dalam mencetak tenaga medis yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi di tengah masyarakat. (Cepy)
