Ketua Forum K3S Kota Cirebon : Pendidik Harus Adaptif di Era Digital dan Benteng Perlindungan Anak

0
Oplus_0

Oplus_0

Spread the love

CIREBONWARTANEWS.COM, Cirebon  – Makna kemerdekaan bagi para pendidik di era modern bukan sekadar memperingati momen historis, melainkan kemampuan untuk terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman yang kian kompleks.

Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Forum Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kota Cirebon, Endi Suprianto, S.Ag., usai mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi di Stadion Madya Bima, Kota Cirebon, Senin (17/8/26).

Endi Suprianto menguraikan tantangan nyata yang dihadapi dunia pendidikan saat ini, terutama terkait dengan pesatnya era digitalisasi dan pengaruh media sosial terhadap anak didik.

“Pendidik harus terus merdeka dalam belajar dan mendidik, serta menjadi teladan utama bagi anak-anak dalam pembentukan karakter yang sempurna sebagai pribadi yang baik,” kata Endi.

Menanggapi berbagai tantangan di lingkungan sekolah, Ketua Forum K3S ini mengimbau para guru dan kepala sekolah untuk fokus pada sejumlah poin krusial, meliputi, pencegahan Kekerasan di Sekolah.dengan  mengantisipasi dan mengawasi potensi kekerasan fisik, kekerasan seksual, hingga perundungan (bullying) yang marak dipicu oleh kebebasan akses media sosial.

Selain itu, sambung Endi, perlindungan Mental dan Fisik, dimana memastikan anak-anak datang ke sekolah dalam kondisi aman dan pulang tanpa ada gangguan psikologis maupun cedera fisik.

“Juga memanfaatkan ruang merdeka belajar untuk membentuk generasi yang kokoh secara mental, kuat secara karakter, dan meningkat dalam aspek akademis,” tandasnya.

Endi menegaskan bahwa kewajiban utama tenaga pendidik adalah menciptakan ekosistem belajar yang ramah dan aman.

“Sehingga siswa dapat berkembang menjadi generasi penerus bangsa yang unggul di tengah derasnya arus. (Cepy)  informasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *