Wujudkan Layanan Prima, RSD Gunung Jati Cirebon Siaga Penuh 24 Jam Hadapi Lebaran
CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Kota Cirebon menyatakan kesiapan total dalam memberikan pelayanan kesehatan selama masa libur Idul Fitri 1447 H.
Karto Kennedy, M.Pd., Kabid Pelayanan Medis RSD Gunung JatiLayanan Unit Gawat Darurat (UGD) dipastikan tetap beroperasi 1×24 jam guna mengantisipasi kebutuhan medis masyarakat maupun pemudik yang melintas di wilayah Cirebon.
Karto menegaskan bahwa seluruh aspek pelayanan, mulai dari ketersediaan alat medis hingga ruang rawat inap, telah melalui proses pengecekan akhir.
Untuk menampung pasien, pihak rumah sakit telah menyiapkan sebanyak 514 tempat tidur (bed) yang siap digunakan kapan saja.
“Persiapan Lebaran kita sudah siap semuanya. Artinya, dari sisi pelayanan, alat medis, hingga ruang rawat inap sudah dalam kondisi siap huni,” ungkapnya.
Meski memasuki masa cuti bersama, pelayanan kesehatan tidak akan kendor. RSD Gunung Jati menyiagakan kekuatan penuh yang terdiri dari 700 Tenaga Perawat yang bersiaga secara bergantian dan 10 Dokter Spesialis yang tetap bertugas sesuai jadwal.
Direktur RSD Gunung Jati juga telah mengeluarkan surat edaran khusus terkait pengaturan jam jaga dokter spesialis.
“Sistem piket bergantian diterapkan untuk memastikan pasien tetap mendapatkan penanganan ahli meskipun di hari libur lebaran,” paparnya.
Selain kesiapan SDM, ketersediaan stok obat-obatan dipastikan mencukupi untuk kebutuhan darurat maupun umum. RSD Gunung Jati juga membangun sinergi kuat dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon melalui koneksi ke berbagai Puskesmas dan titik-titik Pos Kesehatan yang didirikan di sepanjang jalur mudik.
Sistem rujukan juga telah terintegrasi dengan layanan Public Safety Center (PSC). Dengan kolaborasi ini, penanganan kegawatdaruratan di lapangan dapat langsung dirujuk secara cepat dan tepat ke RSD Gunung Jati sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah tersebut.
“Kami tetap bersiaga penuh. Kolaborasi dengan puskesmas dan titik pos kesehatan sudah berjalan, sehingga proses rujukan melalui PSC akan terpantau secara real-time,” pungkasnya. (Cepy)
