SD se-Kecamatan Kesambi Siap 100% Laksanakan Uji Coba Sekolah 5 Hari
CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon – Seluruh Sekolah Dasar (SD) baik negeri maupun swasta di wilayah Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, menyatakan kesiapan penuh untuk melaksanakan uji coba implementasi lima hari sekolah. Kebijakan ini mulai diberlakukan secara serentak pada Senin, 6 April 2026.
Ketua Forum Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Kesambi, Dewi Pujiati, S.Pd., menegaskan bahwa berdasarkan hasil survei internal, tingkat kesiapan sekolah di wilayahnya telah mencapai angka 100 persen.
Seluruh satuan pendidikan telah melakukan persiapan matang, mulai dari penyesuaian kurikulum hingga sarana prasarana pendukung.
“Kami di Kecamatan Kesambi siap melaksanakan kebijakan ini sesuai arahan dari Dinas Pendidikan. Kajian bersama telah dilakukan, baik terkait pembagian jam mengajar guru maupun kesiapan fasilitas pendukung di sekolah agar siswa tetap nyaman,” kata Dewi Pujiati, Minggu (5/4/26).
Lebih lanjut dijelaskan bahwa implementasi ini merujuk pada Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon Nomor: 400.3/257-Dikdas/2026 tentang Penyelenggaraan 5 Hari Sekolah pada Jenjang SD Negeri/Swasta di Kota Cirebon. Kebijakan tersebut berlandaskan pada Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah serta Permendikdasmen Nomor 11 Tahun 2025 mengenai Pemenuhan Beban Kerja Guru.
Adapun ketentuan teknis dalam masa uji coba ini meliputi waktu Pelaksanaan hari sekolah berlangsung dari Senin sampai dengan Jumat dengan durasi Belajar siswa melaksanakan 8 jam pelajaran (JPL) per hari, dengan durasi 35 menit per 1 JPL.
Sementara untuk waktu istirahat ditetapkan minimal 0,5 jam per hari, namun sekolah diberikan fleksibilitas untuk menambah waktu istirahat sesuai kebutuhan tanpa mengurangi jam pelajaran inti.
“Selain kegiatan intrakurikuler, hari sekolah juga akan dioptimalkan untuk kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler,” ungkapnya.
Dewi Pujiati menambahkan bahwa perubahan ini bukan sekadar memadatkan jadwal, melainkan juga bagian dari upaya memenuhi beban kerja guru selama 40 jam dalam satu minggu sesuai regulasi terbaru.
“Uji coba yang dimulai per hari ini (6 April) akan terus dipantau perkembangannya. Kami berharap melalui skema lima hari sekolah ini, intensitas pendidikan karakter dan pengembangan bakat siswa melalui ekstrakurikuler bisa lebih terfokus di sekolah,” pungkasnya.
Dengan dimulainya uji coba ini, Kota Cirebon secara bertahap menyelaraskan sistem operasional pendidikan dengan standar nasional, sembari memastikan kualitas belajar mengajar tetap terjaga bagi seluruh peserta didik. (Cepy)
