Targetkan Tingkat Nasional, Kecamatan Kesambi Seleksi Ketat Peserta FLS3N

0
Oplus_0

Oplus_0

Spread the love

CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon  Suasana penuh kreativitas mewarnai SDN Gunung Sari Dalam pada hari ini, Selasa (7/4/26). Ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) dari seluruh wilayah Kecamatan Kesambi berkumpul untuk berkompetisi dalam ajang Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kecamatan.

Acara yang diinisiasi oleh Forum Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Kesambi bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Cirebon ini, menjadi panggung bagi para siswa untuk membuktikan bakat mereka di bidang seni dan sastra.

Kepala Korwil Pendidikan Kecamatan Kesambi, Eka Awan Sulistyawan Sukanto, S.Si, menyatakan bahwa FLS3N merupakan momentum krusial bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi akademis di luar mata pelajaran formal, khususnya di bidang seni.

“Ini adalah kesempatan anak-anak untuk membuktikan bahwa dirinya punya prestasi. Seleksi di tingkat kecamatan ini merupakan rangkaian babak penyisihan. Juara yang terpilih akan dikirim ke tingkat kota, dan harapan kami mereka bisa lolos hingga ke tingkat provinsi,” kata Eka.

Terkait pola pembinaan, Eka menjelaskan bahwa sejauh ini pengembangan kreativitas masih berbasis di sekolah melalui kegiatan ekstrakurikuler.

Namun, bagi para pemenang di tingkat kecamatan, pihak Korwil akan mengadakan pembinaan khusus guna mematangkan persiapan menuju tingkat kota.

Ada yang berbeda pada pelaksanaan tahun ini. Ketua Pelaksana FLS3N Kecamatan Kesambi, Riyah Rasmanah, mengungkapkan bahwa nama ajang yang sebelumnya FLS2N kini berubah menjadi FLS3N. Penambahan satu huruf “S” tersebut merujuk pada bidang Sastra.

“Tahun ini ada dua mata lomba baru yang membedakan, yaitu mendongeng dan menulis cerita. Jadi sekarang total ada tujuh cabang lomba,” jelas Riyah.

Disebutkan Riyah, antusias peserta tahun ini terhitung tinggi, dimana mata lomba Menyanyi Solo diikuti 39 Peserta, lomba Gambar Bercerita 35 Peserta, Menulis Cerita  24 Peserta, Mendongeng 21 Peserta, Pantomim 15 Peserta dan mata lomba Kriya sebanyak 12 Peserta.

Riyah mengapresiasi antusiasme sekolah-sekolah di Kecamatan Kesambi yang berpartisipasi aktif dalam ajang ini.

Meski tingkat partisipasi tiap sekolah beragam, ia melihat minat terbesar tahun ini ada pada cabang Menyanyi Solo dan Gambar Bercerita.

Dengan melibatkan dewan juri yang mumpuni dan ahli di bidangnya yang disediakan oleh Disdik, pihak panitia optimis perwakilan dari Kesambi dapat berbicara banyak di level yang lebih tinggi.

“Alhamdulillah, tiap tahun kami selalu menjuarai sampai tingkat kota. Karena ajang ini berjenjang hingga ke tingkat nasional, kami berharap anak-anak bisa menuangkan kemampuannya secara maksimal dan tembus hingga ke tahap nasional,” pungkasnya. (Cepy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *