Dukung Program “Sekolah Maung” SMAN 2 Kota Cirebon, Kemenag Uji dan Beri Rekomendasi Tahfidz Siswa MTs
CIREBONWARTANEWSCOM, Cirebon –Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cirebon memberikan dukungan penuh terhadap program Sekolah Maung (Manusia Unggul) yang kini digulirkan di SMA Negeri 2 (SMAN 2) Kota Cirebon.
Bentuk dukungan tersebut salah satunya diwujudkan melalui pemberian surat rekomendasi jalur prestasi Tahfidzul Qur’an bagi lulusan Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah unggulan tersebut.
Kepala Kantor Kemenag Kota Cirebon, Hj. Riana Anom Sari, S.E., melalui Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad), H. TB. Agus Hidayat, S.Ag., M.Si., mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima dan memproses permohonan rekomendasi dari sejumlah siswa madrasah.
“Kami di Seksi Pendidikan Madrasah menerima beberapa siswa lulusan MTs yang meminta rekomendasi Tahfidz Qur’an sebagai salah satu persyaratan mendaftar ke Sekolah Maung, yaitu SMAN 2 Kota Cirebon. Hingga saat ini, ada sekitar 10 siswa yang kami uji hafalan suratnya, dan semuanya berasal dari satu madrasah, yakni MTs As-Sunnah,” kata H. TB. Agus Hidayat, Senin (8/6/26).
Agus menjelaskan, surat rekomendasi tidak dikeluarkan begitu saja. Pihak Seksi Penmad melakukan pengujian langsung terhadap kualitas hafalan para siswa untuk memastikan kompetensi mereka.
Setelah dinyatakan lulus uji hafalan beberapa surat Al-Qur’an, barulah Kemenag menerbitkan surat rekomendasi resmi. Rekomendasi ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan kuat bagi pihak SMAN 2 Kota Cirebon dalam menerima siswa baru melalui jalur prestasi keagamaan.
Lebih lanjut, Agus menekankan bahwa konsep “Manusia Unggul” yang diusung oleh Sekolah Maung SMAN 2 Kota Cirebon idealnya tidak hanya menitikberatkan pada capaian akademik semata, melainkan juga pada pembentukan karakter, pintar dan cerdas secara pemikiran juga memiliki kecerdasan hati berbasis nilai-nilai agama.
“Kami berharap siswa-siswi dari Sekolah Manusia Unggulan yang memiliki hafalan beberapa juz Al-Qur’an ini menjadikan hafalan mereka sebagai basic karakter. Jadi, kecerdasan pikiran mereka berangkat dari kecerdasan hati, dengan Al-Qur’an sebagai pedomannya,” tambahnya.
Meskipun saat ini permohonan rekomendasi baru didominasi oleh siswa dari MTs As-Sunnah di bawah naungan Seksi Penmad, Agus menyebut peluang ini sebenarnya terbuka lebar bagi sekolah lain, termasuk Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Untuk siswa lulusan SMP yang memiliki prestasi Tahfidz dan ingin mendaftar ke SMAN 2 Kota Cirebon, proses pengujian dan penerbitan rekomendasi akan diakomodasi oleh leading sector terkait di Kemenag. Dimana lulusan MTs dilayani dan diuji oleh Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) dan lulusan SMP dilayani dan diuji oleh Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS).
Dengan adanya sinergi ini, Kemenag Kota Cirebon berharap iklim kompetisi positif di bidang keagamaan dapat terus meningkat, sekaligus mencetak generasi muda Kota Cirebon yang berdaya saing tinggi namun tetap religius. (Cepy)
