Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Penyelenggaraan Mudik Lebaran di Tol Cipali
CIREBONWARTANEWS.COM, Subang – Sebagai salah satu jalur utama arus mudik dan balik di ruas Tol Trans Jawa, sejak 13 – 29 Maret 2026 (H-8 s.d. H+7 Lebaran 2026), tercatat total sekitar 1,8 juta kendaraan telah melintas ruas Tol Cipali. Adapun puncak arus mudik di Tol Cipali terjadi pada H-3 Idulfitri 18 Maret 2026 dengan total sekitar 141 ribu kendaraan melintas, sedangkan puncak arus balik terjadi pada H+2 Idulfitri 24 Maret 2026 dengan total sekitar 135 ribu kendaraan melintas. Berkat kolaborasi yang baik antara Astra Tol Cipali bersama Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, dan seluruh instansi terkait, penyelenggaraan arus mudik dan arus balik tahun ini dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan terkendali.
“Kami sangat mengapresiasi kerjasama dan kolaborasi yang sangat baik dari pihak kepolisian dan seluruh instansi terkait selama penyelenggaraan arus mudik dan balik tahun ini. Kami berharap kerjasama yang baik tersebut dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya mendukung pemerintah dalam memberikan layanan jalan tol yang optimal untuk masyarakat yang melakukan mudik lebaran. ” ujar Direktur Operasional Astra Tol Cipali, Novianto Dwi Wibowo.
Untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas, sesuai diskresi kepolisian, telah diberlakukan rekayasa lalu lintas one way arus mudik pada 17-20 Maret 2026, arus balik pada 23-25 Maret 2026, kemudian one way arus balik berikutnya pada 27-29 Maret 2026, serta contraflow di KM 169 – 162 pada 26 Maret 2026.
Selain itu, dilakukan juga sistem buka tutup secara situasional di seluruh rest area.
Selama arus mudik dan balik lebaran, Astra Tol Cipali melakukan berbagai peningkatan layanan yang meliputi penambahan kapasitas parkir dan toilet di rest area, penyiagaan SPBU dan SPKLU, penambahan armada derek dan penyiagaan layanan patroli, ambulance, rescue, hingga layanan call center yang aktif selama 24 jam untuk melayani pengguna jalan.
Tak hanya itu, guna mendukung program “Mudik Minim Sampah” dari pemerintah, Astra Tol Cipali turut melakukan peningkatan kapasitas pemilahan dan pengolahan sampah di setiap rest area, untuk menjamin kegiatan arus mudik dan balik tidak memberikan dampak buruk terhadap lingkungan. Selama arus mudik, dilakukan juga kegiatan sosialisasi pemilahan sampah untuk pengguna jalan yang beristirahat di rest area. Seluruh upaya tersebut dilakukan guna menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan selama arus mudik dan balik lebaran 1447 H.
Dari layanan yang sudah diberikan, beberapa pemudik pun turut memberikan apresiasinya.
“Jalannya bagus, tidak ada gelombang, sepertinya baru diperbaiki. Jalanannya lancar.” ujar Sutrisno,
pemudik dari Kebumen yang ingin kembali ke Tangerang.Bagi yang bakal mengikuti arus balik mudik khususnya di tol cipali bisa banget deh kepoin ke
@astratolcipali ajah sangat responsif menemani dan menenangkan” sebut akun @nabellaafsap di Instagram, menyikapi layanan responsif dari Astra Tol Cipali.
Dalam rangka mendukung pemerintah melakukan distribusi volume lalu lintas, Tol Cipali turut
memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30% pada 18 – 19 dan 26 -27 Maret 2026. Diskon tarif tersebut pun turut ditanggapi positif oleh pemudik.
“Saya balik mudik dari Semarang ke Palembang. Kalau ada diskon tarif tol itu sangat terbantu.” ujar Bowo, salah satu pemudik. (Cepy)
